Wali Kota Depok Kemudikan Ekskavator Keruk Sampah dan Lumpur

Wali Kota Depok M Idris Abdul Shomad tampak serius mendengarkan arahan dari beberapa operator ekskavator amphibi di Situ Pengarengan, Depok, Rabu.

Wali Kota Depok Kemudikan Ekskavator Keruk Sampah dan Lumpur
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad Kendalikan Ekskavator di Situ Pengarengan. 

WARTA KOTA, DEPOK - Wali Kota Depok Muhammad Idris Abdul Shomad tampak serius mendengarkan arahan dari beberapa operator ekskavator amphibi di Situ Pengarengan di Jalan Juanda, Depok, Rabu (13/4/2016) pagi.

Wajah orang nomor satu di Depok itu tampak yakin mampu mengemudikan dan mengendalikan alat berat berupa ekskavator untuk mengeruk sampah dan lumpur di sekitaran inlet antara Situ Pengarengan dan Kali Jantung, di Jalan Juanda, Depok, setelah mendengarkan arahan sang operator.

"Jadi tuas ini untuk kendalikan pengeruknya ya. Lalu untuk maju kita gerakkan dengan tombol yang ini, kan," kata Idris sembari diiyakan sang operator.

Dengan cekatan Idris yang mengenakan topi proyek kuning serta baju pelampung lalu naik ke atas bangku kemudi ekskavator. Ia mulai menggerakkan tuas alat berat itu dan bergerak maju perlahan.

"Sampahnya sudah mulai banyak dan lumpurnya sepertinya makin tebal. Ini harus dikeruk rutin ya," kata Idris sambil serius memperhatikan pengeruk ekskavator amphibi yang dikendalikannya hingga menyasar sampah di inlet Situ Pengarengan.

Ia tersenyum puas ketika alat pengeruk berhasil mengangkat sampah dan lumpur dari inlet Situ Pengarengan dan Kali Jantung, lalu dibuangnya ke sisi situ bagian daratan dengan memutar tuas kendali ditangannya.

Dengan perlahan Idris kembali mengendalikan pengeruk ekskavator yang kosong dan kini menyasar sampah serta lumpur di bagian situ dan kali lainnya.

"Lumayan berat dan cukup melelahkan juga mengendalikan ekskavator ini. Saya salut dengan semua petugas operator yang setiap hari mengeruk sampah dan lumpur di sini," kata Idris.

Kepada Kepala Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (Bimasda) Depok, Manto, yang mendampinginya, Idris lalu berbincang sejenak dari atas kemudi ekskavatornya.

Dari kejauhan sejumlah ibu-ibu di sisi Kali Jantung tampak menyapa Idris sambil berteriak. "Halo Pak Wali. Hati-hati ya Pak, jangan sampai jatuh," teriak seorang ibu sambil tersenyum dan melambaikan tangannya.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved