Senin, 27 April 2026

Terorisme

Abu Sayyaf Bebaskan Sandera Asal Italia, Nasib 10 WNI Tidak Jelas

Seorang sandera asal Italia dilepaskan oleh kelompok Abu Sayyaf pada Jumat (8/4/2016), batas waktu pembayaran tebusan.

Editor: Suprapto
Warta Kota
Cover berita utama Harian Warta Kota Edisi Rabu 2016 berjudul Suami Telepon Sedang Disandera. 

WARTA KOTA, ZAMBOANGA - Seorang sandera asal Italia dilepaskan oleh kelompok Abu Sayyaf pada Jumat (8/4/2016), batas waktu pembayaran tebusan.

Namun, dikatakan 10 orang sandera asal Indonesia masih ditahan oleh kelompok militan itu.

Diketahui sandera asal Italia itu adalah seorang misionaris bernama Rolando del Torchio.

Torchio ditemukan dalam sebuah kapal ferry yang tengah menuju Kota Zamboanga pada Jumat malam.

Usai diidentifikasi, Torchio langsung dijemput angkatan bersenjata dan dibawa ke pangkalan militer di Jolo.

Kondisi kesehatan Torchio sangat buruk, sampai harus dibawa ke rumah sakit militer setempat.

Ia juga sempat diinterogasi oleh pihak kemiliteran, namun detail soal pembebasannya oleh Abu Sayyaf belum dirilis ke publik.

Selain 10 WNI, menurut Mindanao Examiner, Abu Sayyaf masih menahan sejumlah sandera asal Belanda, Kanada, Norwegia, dan Malaysia.

Sebelumnya diberitakan angkatan bersenjata Filipina telah mengonfirmasi ada 15 orang WNA menjadi sandera Abu Sayyaf, berikut daftarnya.

- 1 warga Belanda: Ewold Hurn
- 1 warga Italia: Rolando del Torchio
- 2 warga Kanada: John Ridsdel dan Robert Hall
- 1 warga Norwegia: Kjartan Sekkingstad
- 10 warga Indonesia: Peter Tonsen Barahama, Julian Philip, Alvian Elvis Peti, Mahmud, Surian Syah, Surianto, Wawan Saputra, Bayu Octavianto, Reynaldi, Wendi Raknadian. (Mindanao Examiner/AsiaOne/Ruth Vania)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved