Kamis, 9 April 2026

Tarif Angkutan Umum

Sopir di Jakarta Barat Bandel soal Tarif Angkot

Semua sopir membandel masih memakai tarif lama

Warta Kota/Andika Panduwinata
Para sopir angkutan umum di Jakarta Barat nakal. Mereka tetap kekeuh tak menurunkan tarif yang dibayarkan penumpang padahal harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turun. 

WARTA KOTA, GROGOL PETAMBURAN - Para sopir angkutan umum di Jakarta Barat nakal. Mereka tetap kekeuh tak menurunkan tarif yang dibayarkan penumpang padahal harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turun.

Aksi bandel sopir ini pun dioperasi oleh jajaran Dishub pihak Terminal. Hasil operasi, semua sopir angkutan umum trayek Terminal Grogol tak menurunkan tarif.

"Semua sopir membandel masih memakai tarif lama," ujar Kepala Terminal Grogol, Jakarta Barat, Rudolf saat menggelar razia pada Jumat (8/4/2016).

Rudolf menegaskan akan mengambil tindakan tegas perihal ini. Ia memberi peringatan kepada para sopir agar secepatnya menyesuaikan tarif yang ditentukan.

"Senin depan kami akan operasi lagi. Kalau tarif tak sesuai maka kami tilang, nanti biar pihak Pengadilan yang menentukan sanksinya," ucapnya.

Rudolf menjelaskan sesuai aturan Pergub, para sopir angkutan umum semestinya sudah menetapkan tarif baru bagi penumpangnya. Angkutan mikrolet, KWK, dan APB dari Rp. 3.500 tarifnya menjadi Rp. 3.000.

Sedangkan untuk bus sedang seperti Metromini dan lainnya dari Rp. 3.800 menjadi Rp. 3.500. Bus besar semacam PPD tarif Rp. 3.800 menjadi Rp. 3.500.

"Kami terus mengontrol para sopir yang belum menurunkan tarif. Kami akan terus tanyai penumpang berapa mereka bayar pada saat naik angkutan umum itu," katanya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved