Breaking News:

Ini Jawaban Ahok Disebut Gubernur Agung Podomoro

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akrab dipanggil Ahok mengaku tidak peduli disebut Gubernur Agung Podomoro karena yang penting perus

Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akrab dipanggil Ahok mengaku tidak peduli disebut "Gubernur Agung Podomoro" karena yang penting perusahaan itu menjadi lebih kooperatif dalam melaksanakan Corporate Social Responsibilty (CSR).

"Saya terserah, katanya Gubernur Agung Podomoro atau Gubernur Reklamasi, yang penting saya kerja sebagai Gubernur DKI Jakarta secara konstitusi," kata Ahok di Jakarta, Kamis.

Ahok tidak tahu pasti berapa jumlah CSR yang diberikan, tapi bunga-bunga taman Balai Kota berasal dari Agung Podomoro. Dia menilai Agung Podomoro kooperatif dalam melaksanakannya.

"Dana CSR yang diberikan oleh tergantung maunya perusahaan berapa, langsung diberikan penaksiran independen yang mewajibkan harus dikerjakan perusahaan," kata Ahok.

Terkait Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Bendungan Hilir yang dikelola Agung Podomoro menjadi terbengkalai, Ahok menyatakan akan mencabut pengelolaannya.

"Termasuk ada yang bilang saya Gubernur Reklamasi, emangnya reklamasi jelek? Gubernur Ali Sadikin aja melakukannya. Emangnya Ancol itu bukan reklamasi? termasuk juga Kawasan Berikat Nusantara," kata Ahok.

Dia melanjutkan, reklamasi juga dilakukan Belanda di mana binatang langka Afrika ditemukan di Belanda setelah tanah direklamasi menjadi danau.

"Makanya jangan bicara soal politik aja, terkait reklamasi ini," kata Ahok. (Antara)

Sumber:
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved