Selasa, 14 April 2026

Tips Kesehatan

Pemuda Papua Ramai-ramai Ikut Sunat untuk Jaga Kesehatan

Komisi Penanggulangan AIDS Daerah Provinsi Papua menggelar kegiatan layanan sirkumsisi atau sunat gratis bagi kaum pria

Editor: Suprapto
Shutterstock
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH— Komisi Penanggulangan AIDS Daerah Provinsi Papua menggelar kegiatan layanan sirkumsisi atau sunat gratis bagi kaum pria yang dimulai dari usia 15 tahun. Sunat gratis digelar hingga setahun ke depan.

Kegiatan ini terselenggara di Rumah Sakit Dok II Jayapura, Rabu (6/4/2016). Sebanyak 167 orang yang terdaftar menjadi peserta dalam kegiatan itu.

Sirkumsi yang digelar KPAD menggunakan alat khusus bernama prepex yang merupakan berbentuk sejenis karet. Alat ini sebagai cara alternatif agar proses penyunatan tak lagi menggunakan cara tradisional atau sinar laser.

Cara kerja Prepex adalah mengikat kulit pada ujung alat kelamin pria yang telah ditandai sehingga mencegah masuknya nutrisi yang masuk ke kulit tersebut. Akibatnya, sel kulit akan mati dan kulit akan mengering seminggu kemudian. Setelah, kulit yang mengering dipotong dan prepex dikeluarkan.

Ketua KPAD Papua Konstan Karma saat ditemui mengatakan, kegiatan layanan sirkumsisi gratis dimulai setiap hari selasa hingga Sabtu selama dua minggu ke depan. Setelah itu, lanjutnya, kegiatan ini akan terselenggara hanya pada Rabu dan Jumat saja.

“Untuk kegiatan sirkumsisi, kami menyiapkan tiga tenaga dokter, satu tenaga konsultan dan sejumlah perawat. Kegiatan ini sebagai langkah pencegahan penyakit menular seksual seperti HIV-Aids,” kata Konstan.

Konstan menuturkan, para peserta terlebih dahulu mendapatkan layanan konsultasi sebelum mengikuti sirkumsisi. Upaya ini bertujuan untuk mensosialisasikan cara kerja prepex. 

“Kami memesan langsung seluruh alat prepex dari Inggris. Saat ini tersedia sebanyak 3.000 prepex,” tuturnya.

Jimmy Dimara (39), salah seorang warga yang mengikuti kegiatan itu mengaku sangat bersyukur dan mengapresiasi upaya KPAD Papua karena bisa mendapatkan layan sirkumsisi secara gratis.

“Biasanya biaya sirkumsisi di Jayapura bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Kegiatan ini sangat penting bagi kesehatan reproduksi kaum pria,” tuturnya.

Tahun ini, sudah dua kali KPAD memberikan layanan sirkumsisi gratis.

Sebelumnya, KPAD menggelar kegiatan ini pada bulan Juli 2015. Sebanyak 411 orang mengikuti kegiatan tersebut. (Fabio Maria Lopes Costa)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved