BNPT Ikut Dorong Peningkatan Profesionalisme Pers dalam Meliput Terorisme
BNPT menyatakan akan terus berupaya melakukan pencegahan atas bertumbuh kembangnya faham radikalisme dan terorisme, dengan melibatkan pers.
WARTA KOTA, MENTENG - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan akan terus berupaya melakukan pencegahan atas bertumbuh kembangnya faham radikalisme dan terorisme, dengan melibatkan semua elemen masyarakat, termasuk pers.
“Pencegahan terorisme harus melibatkan semua elemen di masyarakat, termasuk media massa pers,” kata Direktur Pencegahan BNPT, Brigjen Drs Hamidin di Jakarta, Rabu (6/4/2016).
Kepala Sub Direktorat Kewaspadaan BNPT, Andi Intang Dulung, mengatakan, program pelibatan media massa dalam pencegahan terorisme tahun 2016 akan diwujutkan dalam dua kegiatan.
Kedua kegiatan itu berupa program Kunjungan ke Redaksi Media Massa Pers dan diseminasi Pedoman Peliputan Terorisme dan Peningkatan Profesionalisme Pers dalam Meliput Isu-isu Terorisme.
Program ini akan dilaksanakan dengan menggandeng Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di 32 provinsi se Indonesia. Kali ini BNPT menggandeng FKPT DKI Jakarta untuk merealisasikan keua kegiatan itu.
“Program ini merupakan realisasi dari kepakatan kerjasama antara BNPT dengan Dewan Pers. Tanggal 5 – 8 April akan dilaksanakan di DKI Jakarta,” ujar Andi.
Untuk progam Kunjungan Media, lanjut Andi, pada hari Rabu sejak pukul 09.00 WIB BNPT dan FKPT DKI Jakarta mengunjungi redaksi Sindo Trijaya DM Jakarta, NET Televisi, dan Harian Kompas. Dalam kunjungan ini BNPT dan FKPT DKI Jakarta didampingi oleh Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo.
Sementara program diseminasi baru akan diselenggarakan pada Kamis (7/4/2016) di Hall of Blessing, ITC Cempaka Mas, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Andi mengungkapkan, dari kesepakatan kerjasama antara BNPT dan Dewan Pers telah diterbitkan Pedoman Peliputan Terorisme.
“Pedoman ini yang nantinya didiseminasikan, disosialisasikan dengan dibarengi pelatihan peliputan dan penulisan berita seputar isu-isu terorisme,” ungkapnya.
Kegiatan Diseminasi Pedoman Peliputan Terorisme dan Peningkatan Profesionalisme Media Massa Pers dalam Meliput Isu-isu Terorisme di DKI Jakarta akan menghadirkan 5 narasumber, yaitu Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Drs Hamidin, Ketua Dewan Pers Yoseph Adi Prasetyo, Anggota Tim Penulis Buku ‘Meliput Terorisme’ Sunudiyantoro, dan mantan terpidana kasus terorisme, Nasir Abbas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160116-terorisme-di-burnika-faso_20160116_155428.jpg)