Breaking News:

Hakim Tunggal Tolak Gugatan Praperadilan, Persidangan segera Dilanjutkan

Gugatan praperadilan ditolak, sehingga kasus Poniman dilanjutkan ke persidangan.

Defence.pk
Ilustrasi keputusan pengadilan dalam kasus praperadilan. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan, yang diajukan oleh Poniman Asnim, tersangka kasus memberikan keterangan palsu dalam akta otentik Yayasan Perguruan Wahidin‎, terhadap penyidik Polda Metro Jaya.

"Dengan menimbang berbagai keterangan saksi dan bukti-bukti baik yang diajukan oleh pemohon dan termohon, maka hakim menolak seluruh permohonan yang diajukan pemohon," ‎kata hakim tunggal Asiadi Sembiring di PN Jakarta Selatan, Senin (4/4/2016).

Hakim menyatakan, karena permohonan pemohon ditolak seluruhnya‎, maka pemohon dikenakan membayar biaya perkara.

"Maka, sidang praperadilan ini telah selesai dan ditutup," ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum termohon Polda Metro Jaya, AKBP Gunawan, mengapresiasi putusan yang dilakukan oleh hakim tunggal Asiadi Sembiring dalam memproses sidang gugatan praperadilan, sehingga kasus Poniman bisa dilanjutkan ke tahap selanjutnya.

"Hakim tunggal menyatakan bahwa menolak permohonan pemohon (Poniman) dan penetapan tersangka dan penyidikan kasus Poniman sesuai KUHAP, sehingga dilanjutkan kembali," kata Gunawan.

Sedangkan kuasa hukum pemohon Poniman Asnim, ‎Yevgeni Yesyurun‎ mengaku, kecewa atas putusan hakim.

"Sebetulnya, kita kecewa karena hakim terlalu dibatasi oleh formalitas aturan KUHAP. Kita akan pelajari untuk ajukan upaya hukum peninjauan kasasi (PK)," kata dia.

Editor: Gede Moenanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved