Polisi Dalami Kasus Wanita Terjun dari Apartemen Park View Sunter
"Kami melakukan olah TKP, dan diduga korban melakukan aksi bunuh diri," ucap Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Frans Siregar.
WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK - Seorang wanita bernama Teni Ros Budiyani (34), tewas mengenaskan lantaran diduga jatuh dari lantai 9 Apartemen Park View Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (4/4). Hingga kini, polisi masih mendalami motif jatuhnya wanita yang diduga bunuh diri tersebut.
"Kami melakukan olah TKP, dan diduga korban melakukan aksi bunuh diri. Korban berjenis kelamin wanita bernama Teni Ros Budiyani, kelahiran Tasikmalaya, 1 Desember 1972," ucap Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Frans Siregar.
Menurut Frans, korban bekerja sebagai ibu rumah tangga, dan bertempat tinggal di Puri Anggrek Blok C 13, RT 15/05, Kelurahan Kalodran, Serang.
"Kami masih memeriksa sejumlah saksi yang merupakan warga atau penghuni apartemen tersebut, yakni Indah Riyani (36), dan Wulandari Putri (23). Kami masih mendalami motifnya," lanjut Frans.
Menurut Frans, pihaknya menduga wanita tersebut melakukan bunuh diri dengan melompat dari lantai 9 Apartemen Park View Sunter.
"Korban ditemukan warga sudah meninggal dunia dengan posisi telentang, dan tangan kanan patah. Korban menggunakan celana dalam dan bra wana merah biru," tuturnya.
Sementara itu, seorang stukang ojek setempat Burhan (42), mengaku melihat wanita tersebut terjun tanpa diiringi teriakan dengan menggunakan bikini berwarna keunguan tersebut.
Namun dirinya tetap tak tahu menahu, korban tersebut bunuh diri atau dibunuh.
"Enggak tahu dia (korban) emang terjun bunuh diri atau didorong. Saya lihatnya dia tubuhnya meluncur kencang kebawah, 'Bruk!' Nah jatuhnya posisi terlentang. Dari situ ada warga teriak minta tolong karena melihat korban sudah tewas seketika," katanya.
Saksi mata lainnya, Indah, menuturkan tak tahu menahu apa maksud dan tujuan korban terjun dari lantai 9. Indah hanya tahu, korban dikenal sebagai sosok yang pendiam dan jarang berkomunikasi dengan penghuni apartemen lainnya.
"Korban yang melompat itu orangnya pendiam dan jarang berkomunikasi dengan warga sekitar. Seingat saya, terkahir bertemu dengan korban hari Sabtu yang lalu dan tak pernah ngobrol apa-apa sih," jelas penghuni yang tinggal di lantai 16 tersebut.
Pantauan Warta Kota, korban tewas dalam kondisi terlentang dan berpakaian minim alias hanya mengenakan bra dan celana dalam.
Korban ditemukan dalam kondisi mulut menganga dan sikut di bagian kanan tangannya lepas.
Warga nampak menyaksikan sejumlah personel kepolisian yang tengah melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara.
Polisi juga memberikan garis polisi, guna warga tidak terlalu mendekat dengan TKP dan menganggu jalannya penyelidikan. (BAS)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160404-wanita-jatuh_20160404_172707.jpg)