Breaking News:

Musim Hujan

Enam Rumah di Balekambang Tergerus Longsor

Enam rumah warga di RT 05 RW 05 Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (2/4/2016) tergerus longsor akibat hujan deras.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Enam rumah warga di RT 05 RW 05 Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (2/4/2016) tergerus longsor akibat hujan deras yang melanda tempat kejadian. 

WARTA KOTA, KRAMATJATI - Enam rumah warga di RT 05 RW 05 Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (2/4/2016) tergerus longsor akibat hujan deras yang melanda tempat kejadian.

Akibatnya, rumah yang berada persis di pinggir Kali Ciliwung tersebut hancur dan hanya menyisakan puing-puing.

Tampak masih terlihat jelas sisa-sisa bangunan semi permanen yang tidak ikut tergerus longsor seperti lantai rumah yang retak ataupun tembok bagian depan rumah.

Sementara puing-puing seperti perabotan rumah tangga dan genteng terlihat berserakan di pinggir kali.

Salah seorang warga, Nani (48) mengatakan peristiwa itu terjadi usai hujan deras yang melanda lokasi semalam hingga menyebabkan banjir.

Warga yang sibuk bersih-bersih lumpur pascabanjir lalu beristirahat di rumah. Namun bencana itu tiba menjelang siang.

"Habis salat Subuh warga bersih-bersih dan istirahat. Tahu-tahu ada suara gemuruh dan bruk, langsung pada lari semua warga yang ada di dalam rumah. Itu kejadiannya sekitar jam 10 pagi," ungkapnya, Sabtu (2/4/2016).

Menurutnya bangunan yang hancur akibat tergerus longsor tersebut di antaranya milik Sukamto serta Hasyim yang merupakan ketua masjid setempat.

Beruntung pada saat kejadian itu berlangsung, tidak sampai menimbulkan korban jiwa karena seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri.

"Tanahnya itu terbuka dan langsung retak, ada yang amblas tapi sempat juga menggantung. Jadi tanah digerogoti terus longsor," katanya.

Akibat kejadian itu, Nani yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian, mengaku belum tahu akan tetap tinggal di sana atau tidak.

Pasalnya, ia khawatir rumah tersebut akan bernasib sama sama dengan warga lainnya.

"Kalau masih bisa ditempati ya tinggal di sini, kalau enggak bisa terpaksa nanti cari kontrakan lain," ujarnya.

Sementara itu para pemilik rumah yang longsor terpaksa mengungsi ke rumah tetangga ataupun rumah saudara terdekat.

Hingga kini belum ada penanganan dari instansi terkait perihal penanganan musibah tersebut.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved