Liburan Paskah
Pengamanan Jumat Agung dan Libur Panjang, Polres Jakut Kerahkan 534 Personel
Wakapolrestro Jakarta Utara, AKBP Yully Kurniawan, mengakui pihaknya akan melakukan pengamanan ketat untuk seluruh gereja, dalam perayaan Paskah.
WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK - Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Yully Kurniawan, mengakui pihaknya akan melakukan pengamanan ketat untuk seluruh gereja, dalam perayaan Paskah, serta pengamanan libur panjang di wilayah Jakarta Utara. Dirinya menyebut ada 534 personel yang dikerahkan.
"Ada 534 personel Polres Metro Jakarta Utara dan bantuan Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Metro Jaya dikerahkan, untuk mengamankan seluruh gedung gereja selama libur panjang Paskah pada 25 Maret sampai dengan 27 Maret 2016, di Jakarta Utara. Kami juga mengantisipasi di obyek-obyek wisata yang akan menjadi pusat kerumunan massa," paparnya saat dikonfirmasi, Jumat (25/3/2016).
Sebelum melakukan pengamanan, dirinya mengaku pihaknya sempat melaksanakan apel di Halaman Polres Metro Jakarta Utara, pada Kamis (24/3/2016). Ia mengaku apel tersebut sebagai bentuk persiapan pengamanan.
Ia menambahkan, beberapa objek vital menjadi salah satu fokus yang paling utama untuk dilakukan pengamanan.
"Objek vital yang menjadi fokus perhatian kami. Pokonya ya kita tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi dan ancaman yang bisa berkembang sewaktu-waktu," ujarnya.
Dirinya pun merinci ada 284 personel Polres Metro Jakarta Utara yang terdiri dari beberapa gabungan satuan. Ditambah 250 personel BKO Polda Metro Jaya yang terdiri dari satu kompi Sabhara, satu pleton anggota Obvit, Polair, dan unit-unit lainnya.
"Dalam pengamanan ini juga, kita bekerja sama pengamanan dengan anggota Kodim 0502/JU, Satpol PP Jakarta Utara, Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Utara, maupun Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta," tuturnya.
Ditotal, lanjut Yully, sebanyak 17 gereja yang akan dijaga pada hari Kamis (24/3/2016), lalu ada 42 gereja pada Jumat (25/3/2016), dan 24 gereja pada Sabtu (26/3/2016).
"Seluruh anggota gabungan pengamanan akan disebar ke titik-titik lokasi tempat ibadah tersebut. Hal itu untuk memberikan rasa aman. Saya pun menghimbau, bagi masyarakat dan jemaat gereja yang melihat orang yang mencurigakan ataupun bungkusan plastik yang tidak diketahui pemiliknya harap langsung melapor ke anggota kepolisian," ungkapnya.
Hingga kini, diakui Yully belum menemukan gerak-gerik mencurigakan, atau adanya laporan gangguan Kamtibmas dari masyarakat setempat. Ia juga menambahkan, perihal pengamanan obyek wisata di Jakarta Utara selama libur panjang, akan berpusat di Kawasan Wisata Terpadu Ancol Taman Impian.
"Mencegah terjadinya tindakan kriminalitas maupun anak hilang, petugas sudah diploting ke sana untuk membantu pengunjung," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151224-umar-faroq-polisi_20151224_202017.jpg)