Formula 1

Menpora Desak F1 dan Fox Sports Lebih Jeli

Menpora Imam Nahrawi meminta pihak Fox Sports dan Formula Satu (F1) tidak mengulangi kelalaian.

Menpora Desak F1 dan Fox Sports Lebih Jeli
Warta Kota/Istimewa
Profil Rio Haryanto dibiarkan “kosong” tanpa bendera Merah Putih, padahal foto rekan setimnya, Pascal Wehrlein digambarkan utuh dengan bendera negaranya, Jerman. 

WARTA KOTA, SENAYAN - Menpora Imam Nahrawi meminta pihak Fox Sports dan Formula Satu (F1) tidak mengulangi kelalaian.

Peringatan keras itu disampaikan Menpora terkait insiden yang melibatkan pembalap Indonesia di tim Manor Racing, Rio Haryanto.

Sebelum Grand Prix (GP) perdana F1 2016 di Sirkuit Melbourne, Australia, pekan lalu, Fox Sports menayangkan “preshow” para pembalap.

Namun, profil Rio dibiarkan “kosong” tanpa bendera Merah Putih. Padahal foto rekan setimnya, Pascal Wehrlein digambarkan utuh dengan bendera negaranya, Jerman.

“TV Fox Sports dan pihak F1 harus lebih jeli dalam proses penyajian bahan siar. Hal ini penting sehingga tidak menimbulkan kesan perlakuan diskriminatif dan penyepelean terhadap salah satu peserta serta negaranya,” tegas Menpora, Rabu (23/3).

“Bendera adalah simbol kehormatan negara, jika pembalap lain ditampilkan bersama bendera asal negaranya dalam grafik, Rio juga seharusnya demikian karena merupakan (pembalap) kebanggaan Indonesia,” tambah pria yang kerap disapa Cak Imam ini.

Menpora mengingatkan agar Fox Sports dan F1 tak mengulangi kesalahan yang sama pada seri kedua F1 di GP Bahrain yang akan dijadwalkan berlangsung, 1 hingga 3 April 2016.

Salah F1
Marketing Manager Fox Sports Indonesia, Tiara Sugiyono menjelaskan pihaknya hanya menyiarkan grafis yang dibuat oleh F1. Pihak Fox Sports pun telah menanyakan perihal bahan grafis tersebut tetapi belum mendapat jawaban dari F1.

Sementara itu, pihak Manor melakukan pergantian pada pilihan ban mereka menyongsong GP Bahrain. Manor memilih empat ban berkompon medium, lima ban tipe lunak, dan empat super-lunak.

Di GP Australia, Manor memesan empat ban medium, empat ban lunak, dan lima super-lunak. (eko)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved