Breaking News:

Gagal Melarikan Diri, Seorang Copet Tewas Tertabrak Kereta

Budiyanto yang hendak menaiki gerbong justru terpeleset dan terserempet rangkaian Commuter Line yang melintas.

Penulis: | Editor: Andy Pribadi
Gagal Melarikan Diri, Seorang Copet Tewas Tertabrak Kereta
Warta Kota/Dwi Rizki
Copet yang tewas tertabrak kereta, Rabu (23/3) malam.

WARTA KOTA, TAMBORA - Tragis mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan nasib Budianto, seorang pencopet kawakan di kawasan Stasiun Duri, Tambora, Jakarta Barat.

Bukan tanpa sebab, dirinya yang sukses melancarkan aksinya justru tewas saat dikejar massa pada Rabu (23/3) kemarin malam.

Kematian Budianto tersebut diungkapkan Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Syafi'i bermula ketika teriakan Imas Suryani pecah di tengah kerumunan Stasiun Duri pada sekira pukul 18.45 WIB.

Budianto yang ditunjuk sebagai pencuri atas sebuah ponsel android merek Samsung milik korban pun melarikan diri.

Aksinya tersebut semula diungkapkannya, berjalan mulus saat berlari di selasar peron stasiun.

Namun, mungkin sudah nasib, Budiyanto yang hendak menaiki gerbong justru terpeleset dan terserempet rangkaian Commuter Line yang melintas.

"Massa yang awalnya mengejar justru menolong pelaku bersama petugas keamanan, pelaku kemudian dibawa ke Rumah Sakit Tarakan. Tapi sesampainya di Rumah Sakit Tarakan, pelaku tidak dapat ditolong dan meninggal dunia," jelasnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya kemudian membuat visum dan menghubungi pihak keluarga Budianto.

Usai laporan dibuat, jenazah Budianto pun diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (dwi)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved