Koran Warta Kota

Polisi Tangkap 84 Pendemo Anarkis

Polisi bertindak terhadap para pendemo yang bertindak anarkis. "Saat ini sudah kami tangkap dan proses sebanyak 84 orang," kata Moechgiyarto.

Polisi Tangkap 84 Pendemo Anarkis
dok.Warta Kota
Sopir taksi demo menuntut penutupan aplikasi taksi online. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) marah. Ia menegaskan bakal mencabut izin usaha bagi perusahaan taksi yang tidak menindak sopir-sopirnya yang berlaku anarkis dalam demonstrasi, Selasa (22/3).

Ancaman pencabutan izin usaha tersebut disampaikan oleh Ahok melalui akun Twitter resminya @basuki_btp.

"Seluruh perusahaan taksi yang tidak menindak oknum-oknum demo yang melakukan pengrusakan, ijin usahanya akan saya cabut," tulis Basuki, kemarin sekitar pukul 14.30 WIB.

Tak butuh waktu lama, tweet atau cuitan Basuki tersebut tercatat disukai (likes) oleh 830 netizen, disiarkan ulang (re-tweet) oleh 2.597 netizen dan dikomentari (reply) oleh 2.600 netizen.

Tangkap 84 orang

Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto menyebut pihaknya tidak kecolongan terkait aksi anarkis dalam demonstrasi angkutan umum kemarin.

Menurut Moechgiyarto, penyebab kacaunya aksi kemarin karena pendemo tak menepati kesepakatan dengan baik.

Semula, kata Moechgiyarto, polisi dan pendemo sudah bersepakat bahwa aksi hanya dilakukan di titik-titik yang telah disepakati, yakni di DPR RI dan depan Kemenkominfo.

Tapi kemudian aksi justru meluas ke mana-mana di mana polisi tak melakukan penguatan personel.

Polisi bertindak  terhadap para pendemo yang bertindak anarkis. "Saat ini sudah kami tangkap dan proses sebanyak 84 orang," kata Moechgiyarto.

Halaman
123
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved