Meski Gratis, Beberapa Warga Tetap Enggan Naik Taksi Blue Bird
Meski gratis, sejumlah warga mengaku tetap enggan menggunakan layanan taksi Blue Bird.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTA KOTA, DEPOK - Taksi Blue Bird menggratiskan layanannya pada Rabu (23/3) ini, sebagai bentuk kompensasi akibat rusuhnya unjuk rasa yang dilakukan para sopir taksi, Selasa (22/3) kemarin.
Meski gratis, sejumlah warga mengaku tetap enggan menggunakan layanan taksi Blue Bird.
"Ogah ah. Saya terlanjur gak simpatik sama ulah mereka, di unjuk rasa kemarin," kata Novianty (35), warga Cinere, Depok, Rabu.
Menurutnya jika ia menikmati layanan gratis taksi Blue Bird, sama saja mendukung unjuk rasa anarkis yang dilakukan para sopir taksi, Selasa.
"Dan besok-besok mereka bisa saja demo anarkis lagi, kalau kemauannya gak dipenuhi," katanya.
Novianty bahkan menuding manajemen taksi Blue Bird tidak menyatakan permohonan maaf apapun atas aksi anarkis pengemudi mereka.
"Minta maaf secara resmi saja enggak, tahu-tahu nyogok dengan layanan gratis. Saya pribadi sih kecewa," katanya.
Hal senada dikatakan Yudi (32) warga Beji, Depok. Ia mengaku menolak cara taksi Blue Bird mengambil hati pelanggan dengan layanan gratis, paska unjuk rasa anarkis yang terjadi, Selasa.
"Saya tetap pakai Gojek aja. Ogah pakai layanan yang menolak inovasi," katanya.
Sementara hal berbeda dikatakan Meta Julianti (33), warga Pancoran Mas, Depok. Ia mengaku senang dengan layanan taksi gratis oleh Blue Bird ini.
"Senang ya senang, bisa ngirit ongkos, dan jatah voucher taksi dari kantor, bisa saya pakai di hari libur. Terimakasih Blue Bird," ujarnya.
Meta mengaku awalnya sempay kaget saat ia tiba di kantornya di Jalan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, usai menumpang taksi Blue Bird dari rumahnya di Pancoran Mas, Depok.
Sebab, sang sopir taksi menolak saat ia akan membayar dengan voucher taksi, jatah dari kantornya.
"Sopirnya nolak. Lalu saya bilang, apa abang gak mau terima voucher dan saya ganti pakai uang tunai saja. Tapi, dia bilang, memang enggak usah bayar mbak, karena hari ini semua taksi Blue Bird gratis," kata Meta sembari menirukan ucapan sang sopir.
Meta mengaku awalnya tak percaya. Namun setelah dijelaskan bahwa itu merupakan keputusan manajemen Blue Bird paska rusuhnya aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah sopir taksi, ia akhirnya mengerti.
"Dan waktu saya lihat di media online, memang benar ada layanan taksi gratis Blue Bird, hari ini," katanya.
Ia mengatakan rata-rata ongkos taksi dari rumahnya di Pancoran Mas ke Jalan Tendean dengan taksi adalah Rp 120.000. "Kantor hanya kasih jatah 15 voucher taksi untuk sebulan. Kalau voucher abis, ya naik angkutan yang lebih murah lainnya, gojek atau kereta," katanya.
Sementara itu, Kapolresta Depok Kombes Dwiyono menuturkan empat pool taksi Blue Bird yang ada di wilayah Kota Depok, dijaga ketat pihaknya untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dalam layanan gratis, Rabu (23/3) hari ini.
Menurutnya ada sekitar 600 personel untuk mengamankan layanan taksi Blue Bird gratis di Depok, paska aksi unjuk rasa sopir taksi.
Ke 600 personel itu diturunkan ke empat pool taksi yang ada di Depok yakni di Jalan Raya Bogor, Cimanggis; di Jalan Siliwangi, Pancoran Mas; Jalan Sawangan, Rangkapan Jaya Baru; dan di Jalan Cinangka, Depok, serta juga ke sejumlah ruas jalan dan wilayah di Depok, tempat para sopir taksi berkumpul mengangkut penumpang.
"Kita lakukan pengamanan baik di pul taksi dan sejumlah titik, atas layanan gratis taksi Blue Bird hari ini," kata Dwiyono, Rabu (23/3).
Menurutnya, sampai Rabu siang, kondisi di Depok sangat kondusif. "Sepertinya warga sangat senang naik taksi gratis hari ini," katanya.
Kasat Lantas Polresta Depok Komisaris Sutomo, menjelaskan pengamanan di empat pool taksi Blue Bird di Depok, di lakukan pihaknya sejak pukul 05.00 dan akan terus ditempatkan petugas di sana sampai tengah malam ini.
"Semuanya tergantung kondisi. Kita harapkan tetap kondusif sampai nanti," kata Sutomo.
Ia mengatakan pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan melonjaknya penumpang karena layanan gratis yang diterapkan.
"Meski penumpang cukup banyak datang ke pul taksi, tapi semuanya bisa diatasi dengan baik dan tidak ada rebutan taksi," kata Sutomo.(bum)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160323amankan-layanan-gratis-600-polisi-jaga-empat-pool-taksi-blue-bird-di-depok_20160323_113328.jpg)