Breaking News:

Suara Warga

Air Limbah di Trotoar Jl Raya Bogor Kramatjati

Seharusnya pejabat pemda DKI Jakarta melihat langsung bagaimana kondisi trotoar yang tidak layak untuk disebut trotoar ini.

Beritajakarta.com/Rudi Hermawan
Ilustrasi kondisi trotoar. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Hari Rabu 16 Maret 2016, saya melintas Jalan Raya Bogor, Kramatjati.

Saya menggunakan trotoar di sepanjang jalan tersebut. Namun, saya merasa sangat terganggu dengan banyaknya genangan air limbah di sepanjang jalan tersebut.

Air limbah yang berasal dari sisa pedagang berjualan berbagai jenis ikan, kerang, dll ini menutupi sebagian trotoar yang seharusnya bersih untuk digunakan pejalan kaki.

Selain genangan air limbah ini menutupi trotoar, aroma dari limbah tersebut sangat meresahkan para pejalan kaki yang harus menginjak trotoar tersebut.

Akhirnya saya dan beberapa pejalan kaki lainnya harus menggunakan badan jalan untuk menghindari air limbah yang baunya sangat busuk.

Seharusnya pejabat pemda DKI Jakarta melihat langsung bagaimana kondisi trotoar yang tidak layak untuk disebut trotoar ini.

Kejadian ini berlangsung setiap hari, dimana pada malam hari trotoar digunakan menjadi lapak untuk berdagang.

Saya memohon untuk segera ditangani, karena kalau terus-menerus seperti ini nantinya akan menjadi sumber penyakit, juga tidak baik bagi pernafasan.

Pejalan kaki hanya ingin memiliki trotoar yang nyaman, bersih, dan tidak berbau amis.

Anastasia Yuni Andriani,
Mahasiswi IISIP Jakarta

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved