Enam Juta Tenaga Kerja Industri Tembakau Terancam Raperda Rokok

DPRD DKI Jakarta tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Enam Juta Tenaga Kerja Industri Tembakau Terancam Raperda Rokok
kontan.co.id
Ilustrasi : Industri rokok kretek 

WARTA KOTA, GAMBIR - DPRD DKI Jakarta tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Namun, dalam penyusunan Raperda tersebut, para produsen tembakau mengkhawatirkan peraturan yang akan ditetapkan tersebut.

Pasalnya, mengancam nasib 6 juta pekerja tembakau yang akan kehilangan pekerjaannya, serta tidak pernah dilibatkan untuk memberikan masukan terhadap penyusunan Raperda itu.

Seperti yang diungkapkan oleh Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo), yang menolak Raperda KTR, yang sedang disusun oleh DPRD tersebut.

Bahwa Raperda yang tengah dibahas ini sama sekali tidak mengatur kewajiban penyediaan tempat khusus merokok, terutama di tempat kerja dan tempat umum, sebagaimana yang diamanatkan oleh PP 109/2012.

"Raperda tersebut tidak hanya melarang total kegiatan merokok, tetapi juga kegiatan lainnya seperti iklan, promosi, penjualan dan pembelian produk tembakau di seluruh kawasan tanpa rokok. Moeftie mengatakan, semangat dari Raperda ini bukan pembatasan, melainkan pelarangan total," kata Muhaimin Moeftie, Ketua Harian Gaprindo, ketika dihubungi, Jumat (18/3/2016).

Usulan ketentuan dalam Raperda KTR DKI tersebut, lanjut Moeftie, tidak saja merugikan para pabrikan produk tembakau, tetapi juga akan merugikan semua mata rantai industri.

Yaitu, mulai dari pedagang di toko tradisional dan moderen, pekerja pabrikan rokok sekaligus petani tembakau, dan cengkeh.

"Kami berharap, DPRD dan Pemprov DKI akan segera melibatkan dan mendengarkan masukan dari para pemangku kepentingan terkait dengan industri tembakau nasional yang akan terdampak secara langsung akibat kebijakan ini," tegasnya.

Bertentangan

Halaman
12
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved