Tips Kesehatan

Awas, Dehidrasi Bikin Lemot

Dehidrasi jangan dianggap enteng. Dampaknya pada tubuh bisa serius seperti pelambatan fungsi otak untuk berpikir atau lemot (lemah otak).

Awas, Dehidrasi Bikin Lemot
Net
Ilustrasi Dehidrasi

WARTA KOTA, PALMERAH-Kebutuhan tubuh akan cairan harus dijaga. Sebab bila tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi maka fungsi kognitif otak pun terganggu.

Konsentrasi pun menjadi terganggu dan itu membuat daya tangkap pun menurun alias lemot.

Menurut Ketua Indonesia Hydration Working Group (IHWG), Dr. dr. Budi Wiweko. SpOG (K), dehidrasi dapat mengganggu konsentrasi karena peredaran darah menuju ke otak terganggu.

Akibatnya otak kekurangan pasokan nutrisi dan fungsi kognitif pun terganggu.

"Di Amerika hampir 50 persen anak-anak dan remaja mengalami dehidrasi dan membuat konsentrasi mereka terganggu. Sebab itu pemerintah Amerika mengkampanyekan pemenuhan cairan tubuh," katanya dalam cara Indonesia Hydration dan Healthy Conference, beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu, Ketua Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran UI - RSCM, Dr. dr. Fiastuti Witjaksono menyatakan bahwa dehidrasi terjadi karena orang menganggap enteng bila tubuh membutuhkan cairan.

Saat ini orang lebih perhatian terhadap gadget, ketimbang minum.

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika tubuh membutuhkan cairan.

Ciri-cirinya adalah haus, bibir kering, kulit kering, sakit kepala, mual, kram dan lemah. S

elain itu terlihat dari warna urin. Bila warna urin berwarna kuning tua maka artinya tubuh mengalami dehidrasi.

Halaman
12
Penulis: Dody Hasanuddin
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved