Curi Ratusan Ponsel, Tiga Porter Bandara Juanda Dicokok Polisi

Sindikat pencurian ponsel itu merugikan produsen, PT Global Jet Express sebesar Rp 300 juta.

Curi Ratusan Ponsel, Tiga Porter Bandara Juanda Dicokok Polisi
Warta Kota/Andika Panduwinata
Ilustrasi. Jajaran dari Polresta Bandara Soekarno Hatta Tangerang meringkus oknum porter. 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Jajaran Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengamankan tiga orang pelaku pencurian ratusan telepon selular (ponsel) di Bandara Juanda, Surabaya, Jumat (‎11/3/2016).

Sindikat pencurian ponsel dengan merek OPPO itu merugikan produsen yaitu PT Global Jet Express sebesar Rp 300 juta.

Ketiga pelaku ‎Rudi Hermawan (22), Alfan Efendi (31), dan Dedik Novianto diamankan di Surabaya. Para tersangka biasanya memang bekerja sebagai porter Bandara Juanda, Surabaya. Pengungkapan sindikat pencurian dengan pengelapan ratusan ponsel oleh sindikat porter karena polisi mendapatkan laporan dari PT Global Jet Express.

Dimana, terlapor saat ingin mengambil 103 handphone merek OPPO di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang tidak mendapatkannya.

Hanya dua ponsel yang berada di dalam kardus yang dikirimkan dari Bandara Juanda.

AKBP Herry Heryawan, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berdasarkan laporan polisi dengan nomor LP/25/2016/PMJ/Ditreskrimum, tanggal 6 Januari 2016 tentang perkara pencurian atau penggelapan dalam jabatan yg di laporkan oleh Sdr.andrian dari PT Global Jet expres,‎ pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Tim Unit 1Subditum yang dipimpin oleh Kompol Gunardi dan Ipda Hendy Setiawan sH,  telah mengamankan 3 orang yang diduga sebagai pelaku pencurian tersebut di Surabaya.

Modus operandi dari para pelaku yaitu, sekitar bulan September 2015 sampai dengan Desember 2015 PT Global Jet Expres selaku expedisi mengirim barang berupa ponsel OPPO melalui jasa Garuda Indonesia dari bandara Soekarno Hatta dengan tujuan Surabaya, namun ketika sampai tujuan jumlah barang yang di kirim selalu berkurang dan tidak diketahui berkurangnya.

Dari keterangan para pelaku yang ‎telah diamankan, ponsel OPPO dicuri di Bandara Juanda. Karena para tersangka bekerja sebagai porter.

"Dari keterangan pelaku yang telah di amankan mereka bekerja sebagai porter bandara Juanda mengakui bahwa brg brupa HP merk OPPO tersebut dicuri di bandara Juanda," kata Herry Heryawan di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu (13/3).

Cara bekerja sindikat itu, yaitu ketika akan di serahkan kepada agen PT.Global Jet Expres cabang Surabaya dengan cara merobek karung packingan. Barang kemudian mengambil beberapa buah HP tersebut. Kemudian biar tidak di ketahui karung packingan barang tersebut di lapisi karung kembali.

"Mereka beraksi sejak bulan Oktober 2015 sampai dengan Desember 2015. PT.Global jet expres telah kehilangan barang berupa HP merk OPPO sebanyak 103 unit ponsel dengan kerugian sebesar Rp.300 juta," tuturnya.

Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka. Karena nantinya berkas kasus perkara akan diserahkan ke Polda Jawa Timur.

Karena lokasi pencurian dengan pengelapan itu di Bandara Juanda, Jawa Timur.

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved