Ratusan Rumah di Depok Terendam Banjir

Sejumlah rumah di Depok dilanda banjir.

Wartakotalive.com/Panji Baskhara Ramadhan
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Sejumlah rumah dilanda banjir karena air yang meluap.

Ratusan rumah di sejumlah wilayah di Kota Depok kembali digenangi banjir, Jumat (11/3/2016) sore.

Penyebabnya hujan deras yang turun sejak Jumat siang di Kota Depok, mengakibatkan sejumlah sungai dan saluran air meluap.

Genangan air bahkan mencapai dua meter di salah satu titik di Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya, Depok. Akibatnya tujuh rumah yang ada di dataran rendah terendam air sampai ke atap rumah.

Banjir di wilayah ini diakibatkan meluapnya air Kali Cikumpa yang melintasi wilayah permukiman warga. Selain itu, banjir juga menggenangi ratusan rumah di Perumahan Mekar Perdana, Kelurahan Abadi Jaya, Sukmajaya, Depok, sejak Jumat sore hingga malam ini.

Ketinggian air di perumahan ini mencapai setengah meter.

Selain sejumlah titik di dua kelurahan di Sukmajaya, banjir juga kembali menggenangi Perumahan Taman Duta, Perumahan Bukit Cengkeh, di Cimanggis, Depok.

Banjir disebabkan karena meluapnya air di Kali Laya, Depok.

Selain itu perumahan Cenning Ampe, Sukamaju, Depok juga terendam banjir hingga setengah meter lebih.

Maman, warga Sukmajaya, Depok, menuturkan banjir di sejumlah titik di kelurahan Abadijaya dan Tirtajaya, di Kecamatan Sukmajaya, terjadi setelah hujan deras turun selama tiga jam sejak Jumat pukul 14.30.

Menurutnya di Kampung Cikumpa, Sukmajaya, air akibat luapan Kali Cikumpa, datang tiba-tiba seperti air bah. "Airnya tiba-tiba datang besar dan nerobos permukiman warga. Beberapa bangunan rumah ada yang roboh," katanya.

Maman mengatakan di salah satu titik permukiman warga, banjir mencapai dua meter lebih. "Atap rumah warga ketutup air. Ada tujuh rumah yang kerendam sampai atap. Untungnya semua penghuni rumah sudah dievakuasi sebelumnya," kata dia.

Roni, petugas keamanan di Perumahan Taman Duta, mengatakan banjir saat ini menggenangi sekitar seratus rumah di perumahan yang dijaganya.

"Dari sore sampai malam ini, ketinggian air rata-rata setengah meter," kata dia.

Menurutnya sejumlah petugas Satgas Banjir sudah ada yang tiba di lokasi dan mencoba menyisir jikalau ada warga yang mau dievakuasi.

"Sudah langganan banjir kalau di sini. Jadi saya rasa, warga sudah mengantisipasinya waktu hujan deras turun tadi," katanya.

Ia mengatakan banjir di perumahan Taman Duta selalu disebabkan karena meluapnya air dari Kali Laya yang menuju ke Kali Jantung.

"Gak tahu kapan soal banjir di perumahan ini akan beres," katanya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved