Tidak Direstui Orangtua, ABG Pilih Kabur Bersama Pacar ke Cisarua

Bocah ingusan berjilbab itu ditemukan jajaran Polsek Pasar Minggu bersama pacarnya di Cisarua.

Penulis: | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Bintang Pradewo
Cewek kabur bersama pacarnya, sempat dilaporkan hilang oleh orangtuanya, bocah bengal. 

WARTA KOTA, PASAR MINGGU -- Teka-teki menghilangnya siswi Kelas 1 SMK, NPL (16), akhirnya terkuak.

Sempat dilaporkan hilang selama kurang lebih 24 jam, wanita berjilbab itu ditemukan jajaran Polsek Pasar Minggu bersama pacarnya di Cisarua, Bogor, Senin (7/2/2017) malam.

NPL pergi atas kemauannya sendiri bersama kekasihnya berinisial MF (16) yang saat ini masih duduk di kelas 3 SMP. Karena hubungan selama 8 bulan tidak direstui oleh orang tua, NPL nekat kabur bersama dengan MF.

"Motif korban kabur karena hubungan dengan pacarnya tidak direstui orang tua. Biasa itu anak-anak remaja," kata Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Zaky Nasution di Mapolsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (8.3).

Korban bersama pelaku yaitu pacarnya menaiki bus untuk menuju Puncak, Cisarua.

Disitulah, korban memberikan pesan singkat kepada orang tuanya kalau dirinya dibawa oleh seseorang perempuan.

Trik ini dilakukan NPL, agar orang tua tidak khawatir dan memarahi pacarnya yang membawa kabur korban.

"Niatnya, si cowok ingin cari kerja dan ingin hidup berdua bersama korban," katanya.



Namun, naasnya pasangan sejoli ini diamankan di sebuah warung.

Saat ditanya apakah korban mengalami penganiayaan oleh pelaku, kata Zaky, tidak.

"Dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda luka-luka karena memang dia pacarnya," ungkapnya.

Walaupun, MF pacarnya, keluarga korban tetap melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Sehingga, pelaku akan dikenakan Pasal 332 KUHP tentang membawa kabur anak dibawah umur dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Sementara itu, ayah korban, Budiyanto (41) sangat menyesalkan kejadian kaburnya NPL. Dengan terbata-bata dia menjelaskan mengapa tidak menyetujui hubungan itu.

"Saya tidak setuju karena mereka masih sekolah dan harusnya belajar," kata bapak dua orang anak itu.

Dia mengatakan bahwa saat ini kondisi keluarga masih shock. Saat mendapat SMS dari NPL, kepanikan melanda pihak keluarga. Untungnya sekarang NPL sudah diketemukan dalam keadaan selamat.

"Saya sangat sesalkan kejadian ini. Pertama saya dengan berita itu panik dan sekarang sudah ketemu Alhamdullilah," ucap syukur dia.

Dia mengaku tidak mengenal sosok pacar anaknya. Namun, dia pernah menegur NPL karena sering BBM dengan pelaku.

"Selama ini saya ngga pernah komunikasi dengan pacar anak saya. Saya cuman tahu suka BBM an saja dia," katanya.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved