Breaking News:

Trans Kota Tangerang Batal Operasi Tahun Ini

Rencana Pemerintah Kota Tangerang mengoperasikan Trans Kota Tangerang sebagai Bus Rapid Transit (BRT) pada tahun ini terancam gagal.

WARTA KOTA, TANGERANG-Rencana Pemerintah Kota Tangerang mengoperasikan Trans Kota Tangerang sebagai Bus Rapid Transit (BRT) pada tahun ini terancam gagal. Pasalnya, belum ada operator yang bersedia untuk mengoperasikan Trans Kota Tangerang. Hingga proses lelang selesai tidak ada satupun calon operator yang menawarkan harga lelang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Engkos Zarkasi pada Senin (7/3) mengatakan, sebetulnya sudah ada calon operator yang mengikuti lelang untuk mengoperasikan 10 unit bus tersebut

“Ada 11 operator yang kemarin ini ikut lelang. Tapi sampai batas waktu, tidak ada satupun yang melakukan penawaran, " kata Engkos.

Awalnya, kata Engkos, pihaknya akan membayar operator per kilometer setelah Trans Kota Tangerang beroperasi.

"Hitung-hitungannya ada di konsultan. Tapi karena tidak ada yang memberikan penawaran, ya lelangnya gagal," katanya.

Batas waktu lelang sendiri sudah lewat kurang lebih hampir dua pekan, yakni pada 24 Februari lalu.
Pemerintah Kota Tangerang berencana menerapkan BRT untuk memecah kemacetan akut yang kerap terjadi di jalan-jalan protokol kota setiap harinya.

Adanya BRT juga diharapkan bisa membuat pengguna kendaraan pribadi, khususnya pengendara motor, bisa beralih menggunakan transportasi massal tersebut untuk mengurangi volume kendaraan di jalan.
BRT nantinya juga akan terintegrasi dengan APTB TransJabodetabek tujuan DKI Jakarta yang sudah lebih dulu beroperasi beberapa tahun lalu di Terminal Poris Plawad.
Untuk diketahui, 

Penulis:
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved