Breaking News:

NATAS Travel Fair untuk Bidik Wisatawan Singapura

Salah satunya dengan mengikuti bursa NATAS Travel Fair di Singapore Expo Hall.

Editor: Gede Moenanto
Indonesia-tourism.com
Ilustrasi. Kepulauan Raja Ampat di Papua Barat dari udara. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Singapura masih menjadi tambang pasar terbesar bagi pariwisata Indonesia.

Potensi marketnya tiga juta lebih, dari sekitar 1,5 juta ekspatriat, 3,5 juta Singaporean dan 15 juta wisatan di Negeri Singa Putih itu.

"Karena itu, Kemenpar selalu all out menggarap pasar Singapura," kata Menpar Arief Yahya di Jakarta. 

Berbagai daya upaya dan olah kreasi untuk promosi dan penjualan agresif dilakukan Kementerian Pariwisata, setiap tahunnya.

Salah satunya dengan mengikuti bursa NATAS Travel Fair di Singapore Expo Hall, 4-6 Maret 2016. 

"Singapore punya pasar wisatawan yang besar. Karenanya NATAS Travel Fair sangat pas bagi Indonesia untuk tampil ikut serta,” papar Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana, yang didampingi Asdep Pengembangan Pemasaran Pariwisata Wilayah Asia Tenggara Kemenpar Rizki Handayani, Rabu (2/3/2016).

Misi Pitana jelas, Indonesia ingin mengenalkan lebih luas destinasi-destinasi yang menarik. Setidaknya ada 10 destinasi wisata prioritas 2016. Ada Borobudur, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, Bromo-Tengger-Semeru, Kepulauan  Seribu, Wakatobi, Tanjung Lesung, Morotai, dan Tanjung Kelayang.

Dan soal atraksi yang beragam ini, Pitana tak merasa khawatir. Letak geografis Singapore-Indonesia berdekatan. Waktu terbangnya tidak lama.

Akses pintu masuknya pun banyak, termasuk via pelabuhan di Batam dan Bintan.

Belum lagi keunggulan kompetitif dan komparatif dari atraksi yang dimiliki Indonesia, dengan alam dan budayanya

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved