Breaking News:

Mahasiswa Tewas di Danau UI

Penjaga Rumah Kos Minta Ayah Akseyna Ikhlaskan Kematian Anaknya

Menurut Edi tudingan secara terbuka bahwa dirinya pelaku pembunuhan Akseyna dilakukan penyidik saat ia dipertemukan dengan ayah Akseyna.

Budi Sam Law Malau
Tim dari Brimob Polda Metro Jaya dan TNI AL menyusuri dan menyelami Danau Kenanga UI mencari alat bukti kasus tewasnya mahasiswa UI Akseyna Ahad Dori (18), Senin (5/10/2015). Dari dasar danau, petugas menemukam drum besi besar warna biru. Tidak jelas apakah temuan ini berguna untuk pengungkapan kasus tewasnya Akseyna atau tidak. 

WARTA KOTA, DEPOK— Edi Sukardi (43) penjaga kos Wisma Widya di Gang Usman, Kukusan, Beji, Depok, mengakui bahwa secara terbuka penyidik dan keluarga Akseyna Ahad Dori (18) mencurigai  dirinya sebagai pembunuh Akseyna alias Ace.

Akseyna adalah mahasiswa Biologi Fakultas MIPA Universitas Indonesia yang ditemukan tewas mengambang di Danau Kenanga UI, Kamis (26/3/2015), setahun lalu.

Jenazahnya teridentifikasi beberapa hari kemudian. Awalnya Akseyna diduga bunuh diri. Namun hasil otopsi dan penyelidikan membuat polisi yakin bahwa Akseyna dibunuh.

Sebelum ditemukan tewas, Akseyna menyewa rumah kos Wisma Widya yang dikelola Edi bersama istrinya, Maryamah.

Menurut Edi tudingan secara terbuka bahwa dirinya pelaku pembunuhan Akseyna dilakukan penyidik saat ia dipertemukan dengan ayah Akseyna, Kolonel (Sus) Mardoto, dalam sebuah pemeriksaan polisi belum lama ini.

"Katanya keterangan saya dikonfrontir dengan keterangan ayah Akseyna. Dari sana saya dituduh oleh ayah Akseyna dan penyidik sebagai pelaku pembunuh Akseyna," kata Edi saat kembali dikonfirmasi Warta Kota, Rabu (2/3/2016).

Edi mengaku langsung membantahnya.

Bahkan ia mengaku menantang penyidik dan ayah Akseyna untuk melakukan sumpah pocong guna membuktikan bahwa bukan dirinyalah pembunuh Akseyna.

"Saya tantang mereka supaya sumpah pocong saja. Kalau saya bohong maka saya yang kena, tapi kalau saya benar, maka yang menuduh sayalah yang kena," kata Edi.

Menurut Edi, saat itu penyidik kepolisian tetap mencurigainya dan bahkan mengatakan sikap orang yang salah adalah seperti yang dilakukannya.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved