Breaking News:

Penertiban Kalijodo

Uang Belasan Juta Bukan untuk Bayar Listrik

Polres Metro Jakarta Utara mengungkapkan bahwa uang belasan juta rupiah yang dikeluarkan Daeng Aziz bukan untuk membayar tagihan listrik.

youtube.com
Daeng Azis. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN-Polres Metro Jakarta Utara mengungkapkan bahwa uang belasan juta rupiah yang dikeluarkan Daeng Aziz bukan untuk membayar tagihan listrik. Justru uang sebanyak itu digunakan pentolan kawasan Kalijodo, Jakarta Utara tersebut membeli peralatan listrik secara ilegal.

"Uang Rp 17 juta itu untuk beli alat listrik yang ilegal, bukan bayar setiap bulannya," ungkap Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Daniel Bolly Tifaona, Sabtu (27/2).

Hal ini sekaligus menepis apa yang diungkapkan sebelumnya oleh kuasa hukum Daeng Aziz yakni Razman Arif Nasution yang mengatakan bahwa uang Rp 17 juta tersebut digunakan untuk biaya pendaftaran listrik.

Aziz yang tersangkut kasus pencurian listrik, dijerat dengan Pasal 51 ayat 3 UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang ketenagalistrikan. Aziz yang kini sudah resmi ditahan di Polres Metro Jakarta Utara, terancam hukuman pidana tujuh tahun penjara serta denda Rp 2,5 miliar.

Sebelumnya Daeng Aziz ditangkap di sebuah kos-kosan bernama Sentral Kost yang beralamat di Jalan Antara No 19, Jakarta Pusat, Jumat (26/2) sekira pukul 12.45 WIB. Pada saat ditangkap, Aziz sedang sendirian dan lagi santai di lobi. Dalam penangkapan itu ia juga tidak melakukan perlawanan.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved