Selasa, 14 April 2026

Pembunuhan

Sadis, Polisi Mutilasi Dua Anak Kandung yang Masih Balita

Seorang anggota Polres Melawi, Brigadir Petrus Bakus tega membunuh dan memutilasi dua anaknya sendiri.

Editor: Suprapto

WARTA KOTA, PALMERAH— Seorang anggota Polres Melawi, Brigadir Petrus Bakus tega membunuh dan memutilasi dua anaknya sendiri.

Perbuatan keji itu dilakukan pelaku di Asrama Polisi Polres Melawi, Jumat (26/2/2016) sekitar pukul 00.15 dini hari.

Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, AKBP Arianto mengatakan, setelah membunuh kedua anaknya, Petrus juga berniat membunuh istrinya.

Arianto menjelaskan, pembunuhan tersebut terjadi saat istrinya sedang tidur. Dua bocah, Fabian (4) dan Amora (3) dibunuh, lalu beberapa organnya dipotong. 

Fabian, bocah laki-laki mengalami luka di leher dan tangan kiri serta kanan terpotong di atas siku.

Sedangkan Amora, bocah perempuan berusia mengalami luka pada leher, kedua tangan terpotong di atas lengan, dan kedua kaki terpotong di atas lutut.

Setelah membunuh dua anaknya, Petrus kemudian mendatangi istrinya sambil membawa parang yang sudah berlumuran darah dan mengatakan akan membunuh sang istri.

"Ketika itu istrinya minta waktu untuk menengok anaknya, dan diberitahu oleh suaminya kalau anak-anaknya sudah meninggal, kemudian istrinya meminta diambilkan minum sebelum dibunuh," kata Arianto.

Pada saat Petrus mengambi air minum, sang istri kemudian melarikan diri dan meminta tolong warga asrama.

Saat ini, pelaku sudah diamankan di Polres Melawi untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya. Diduga, tersangka Petrus mengalami skizofrenia. (Yohanes Kurnia Irawan)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved