Dugaan Korupsi

Korupsi Seragam SD di Depok, Idris Siap Kerjasama Dengan Polisi

Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad siap bekerjasama dengan Polda Metro Jaya serta memberikan data terkait kasus dugaan korupsi pengadaan seragam.

depoktren.com
Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad 

WARTA KOTA, DEPOK - Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad mengaku siap bekerjasama dengan penyidik kepolisian dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, serta memberikan data jika dibutuhkan terkait kasus dugaan korupsi dana pengadaan seragam dan sepatu bagi seluruh siswa SD di Depok sebesar Rp 15,8 Milar pada 2014 lalu.

Sebab, kata Idris, dengan ditetapkanya mantan Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Pendas) Disdik Depok, Dedi Suryadi sebagai tersangka, pihaknya mendukung langkah kepolisian untuk mengungkap kasus ini.

"Kita akan ikuti proses hukum yang berjalan. Kami akan kooperatif terkait data apapun jika dibutuhkan penyidik," kata Idris di Balai Kota Depok, Kamis (25/2/2016).

Idris menjelaskan sekalipun penyidik sudah menetapkan mantan pejabat Pemkot Depok, Dedi Suryadi, sebagai tersangka serta Agus Sulaeman, rekanan Disdik Depok dalam pengadaan seragam dan sepatu SD itu juga sebagai tersangka, pihaknya belum menerima pemberitahuan apapun dari Polri.

"Saya baru tahu dari media dan tidak ada surat pemberitahuan apapun dari penyidik kepolisian atau kejaksaan," kata Idris.

Yang pasti kata Idris, saat ini Dedi Suryadi sudah bukan lagi pegawai negeri sipil di Pemkot Depok per Februari ini.

Sebab, Dedi mengajukan pengunduran diri sebagai PNS atau pensiun dini.

"Yang bersangkutan mengajukan pengunduran atas permintaan sendiri atau minta pensiun dini ke Pak Nur Mahmudi yang masih menjabat Wali Kota. Lalu awal Februari pensiun dininya dikabulkan, sebelum dia ditetapkan tersangka. Jadi saya tidak paraf apapun atas itu," kata Idris.

Karenanya, kata Idris saat dugaan korupsi itu terjadi 2014 dan saat Dedi Suryadi mengundurkan diri, ia belum menjabat sebagai Wali Kota Depok.
Idris saat itu masih menjadi Wakil Wali Kota Depok mendampingi Nur Mahmudi.

Seperti dilketahui Kepala Subdit V Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Komisaris Ferdy Iriawan menuturkan pihaknya sudah menetapkan dua tersangka kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial Rp 15,8 Miliar untuk pengadaan seragam sekolah dan sepatu bagi seluruh siswa SD di Depok tahun 2014 lalu.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved