Breaking News:

Hati-hati, Ada Copet Perempuan di Pasar Tanah Abang

Daya tarik Pasar Tanah Abang membawa kawanan pencopet perempuan untuk beradu nasib di sana.

Penulis: | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Dwi Rizki
Salah seorang copet tidak berkutik saat diamankan dan ditunjukkan hasil rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) oleh petugas keamanan Pasar Tanah Abang saat menjalankan aksinya. 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Geliat bisnis dan ramainya Pasar Tanah Abang rupanya tidak hanya memancing para pengusaha untuk berdatangan. Daya tarik pusat perniagaan terbesar se-Asia Tenggara itu pun membawa kawanan pencopet perempuan untuk beradu nasib di sana.

Namun, sepak terjang tiga sekawan itu, yakni Siska (40), Santika (34) dan seorang pelarian berinisial Y akhirnya kandas usai menjalankan aksinya.

Walau tanpa barang bukti, keduanya pun tidak berkutik saat diamankan dan dipertunjukKan hasil rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) oleh petugas keamanan pasar saat menjalankan aksinya.

Penangkapan kedua perempuan paruh baya itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang, Kompol Mustaqim tidak semudah yang dibayangkan. Sebab, kawanan pencopet yang diketahui kerap beroperasi di kawasan Pasar Tanah Abang itu sangat terorganisir dan luwes.

Tetapi, lanjutnya, Rabu (24/2/2016) mungkin menjadi hari tersial bagi ketiganya. Karena, setelah sukses mengambil sebuah ponsel merek Blackberry Z10 milik Ulfa (37) pengunjung di kios 73, Jalan Jatibaru, tepatnya depan Stasiun Tanah Abang, trio pencopet itu justru ketahuan petugas keamanan pasar.

"Awalnya korban sadar mengalami kehilangan HP (ponsel-red) waktu mau bayar belanjaan, korban segera melapor kepada petugas keamanan pasar dan anggota (Kepolisian-red) di lokasi. Dapat aduan, korban langsung dibawa anggota ke pos penjagaan untuk melihat rekaman CCTV, ternyata dalam rekaman kelihatan para tersangka sedang beraksi," jelasnya.

Dalam rekaman tersebut, ungkapnya, tergambar jelas aksi yang dilakukan tiga sekawan itu dalam beroperasi.

Santika disebutkannya, bertugas menjadi penghalang dan pengalih perhatian, setelah aman dirasa aman, Siska yang berada di balik korban segera merogoh dan mengambil ponsel korban yang selanjutnya dioper kepada Y yang memepet korban.

Selanjutnya, usai berhasil mengambil ponsel milik korban, ketiga perempuan tersebut berpencar melarikan diri.

Ketiganya berjalan santai keluar pertokoan layaknya tidak saling mengenal.

"Para pelaku adalah spesialis copet wanita, incaran mereka memang di pusat perbelanjaan. Mereka beraksi dengan cara memepet dan mengambil langsung dari tas milik korban. Seorang pelaku berinisial Y sedang dalam pengejaran petugas di lapangan," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved