Breaking News:

Penggusuran Kalijodo

Barang-barang Peninggalan Warga Kalijodo Jadi Rebutan

Namun, para warga ini juga berlomba-lomba menjarah barang-barang masih layak pakai, yang ada di dalam tempat hiburan.

Penulis: | Editor: Dian Anditya Mutiara
Wartakotalive/Panji Baskhara Ramadhan
Warga berebutan barang-barang yang tak terpakai dari kawasan Kalijodo yang sudah ditinggalkan pemiliknya, Selasa (23/2/2016) 

"Ini bukannya nyuri mas. Satpol PP-nya aja pada ngebiarin kita noh. Pengen juga padahal mereka. Saya banget kan, kalau ini kursi, meja, ada nih lemari saya ambil. Masih bagus banget. Lumayan entar kalau pindah ke rusun kan saya jadi punya lemari kecil," ujar Minah (39) warga RT 03/05.

kalijodo

Petugas berseragam cokelat pun hanya tersenyum dan geleng-geleng kepala melihat para warga yang menjarah barang-barang yang masih ada di dalam bar.

Lucunya, Harun (35), yang mengaku sebagai warga di RT 01/05 Pejagalan, dirinya mendapat lemari pendingin berukuran kecil, kasur, dan bantal yang ada di salah satu bar yang dimasukinya.

"Sebelum bantuin istri dan dua anak saya lagi beresin barang-barang di rumah karena mau pindah ke rusun (Marunda), saya mah beresin barang-barang di tempat hiburan ini dulu nih. Soalnya ditinggal pemiliknya. Ini aja saya dapet kulkas kecil, gelas, terus kayak kasur tipis ama bantal. Lumayan kan, daripada gak dipakai ya kan," jelas Harun.

Pantaun Warta Kota lainnya, beberapa tempat hiburan memang terbilang sudah dikosongkan oleh pemiliknya. Sejumlah pemilik‎ bangunan yang sudah selesai mengosongkan tempat tinggal mereka, barang-barang mereka ditumpuk di suatu tempat.

Barang-barang mereka pun ada juga didayagunakan warga lain untuk dijual. Barang tersebut djual dengan keuntungan mendapatkan uang dari tukang loak.

Karyono (58), seorang pemilik warung makan di depan Gereja Bethel Indonesia (GBI) Kepanduan, mengaku ikut membantu pemilik bar dan cafe untuk mengosongkan barang-barang yang masih bisa dijual atau diloakkan.

"Emang ada barang yang ditinggalin pemiliknya, makanya warga pada ngambil buat di rusun mereka nanti tinggal. Tapi ini memang sejak Sabtu kemarin kita sudah bantu-bantuin yang punya bar dan cafe di dekat sini untuk angkut barang mereka," katanya.

Ia melanjutkan, "Kalau yang punya bar udah mempercayakan kami untuk menjual benda-benda di dalam bar yang tidak terpakai dan dibawa sama yang punya," lanjutnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved