Pencemaran Lingkungan
Pembeli Pilih Pakai Kardus Dibanding Kantong Plastik
Penerapan tarif Rp 200 untuk penggunaan plastik di minimarket sudah berlaku di Alfamart, Jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (20/2)
WARTA KOTA, TANAH ABANG - Penerapan tarif Rp 200 untuk penggunaan plastik di mini market sudah berlaku di Alfa Mart, Jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (20/2/2016). Beragam masyarakat banyak yang setuju dan tidak setuju dengan tarif itu.
Ani (27), salah seorang pekerja mengatakan bahwa tarif itu bukan karena harganya. Melainkan, untuk mengurangi penggunaan plastik di Indonesia.
"Sudah sejak semalam diberlakukan. Masyarakat banyak yang nanya buat apa Rp 200 untuk plastik," tutur wanita berjilbab itu.
Namun, kebanyakan pembeli memaklumi dengan tarif Rp 200. Menurutnya, seharusnya masyarakat lebih peduli akan lingkungannya dengan tidak menggunakan plastik.
"Jadi saya tanya selalu mau pake plastik atau tidak. Kalau mau yah dikenakan tarif tambahan Rp 200. Kalau tidak yauda ga usah bayar," tuturnya.
Beralih ke kardus
Anto (50) mengaku lebih memilih kardus dibandingkan plastik. Selain mudah membawa barang bawaan, plastik menurutnya tidak ramah akan lingkungan.
"Saya mah selalu pake kardus. Karena kalau beli barang-barang suka banyak," tutur bapak dua orang anak itu.
Dia mengatakan, tidak setuju dengan rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menaikkan tarif plastik sebesar Rp 200. Menurutnya, seharusnya ada sosialisasi lain untuk tidak menggunakan plastik.
"Kan harusnya ada cara lain dan jangan memberatkan masyarakat," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/alfamart-plastik_20160222_014458.jpg)