Pembangunan Jalan Layang Tiga Tingkat Markaswangi Butuh Waktu Panjang

Rencana pembangunan fly over tiga tingkat di Jalan Margonda, Jalan Kartini, Jalan Dewi Sartika dan Jalan Siliwangi belum juga mendapatkan kepastian.

WARTA KOTA, DEPOK - Rencana pembangunan fly over tiga tingkat atau jalan layang tingkat yang melintas di persimpangan Jalan Margonda, Jalan Kartini, Jalan Dewi Sartika dan Jalan Siliwangi (Markaswangi) dan sudah diajukan Pemkot Depok ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), belum juga mendapatkan kepastian.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Gandara Budiana, memperkirakan pembangunan jalan layang atau fly over tiga tingkat ini akan memakan waktu puluhan tahun bahkan bisa sampai 4 periode kepemimpinan walikota atau sekitar 20 tahun.

Sebab agar disetujui dan dananya dipersiapkan oleh Kementerian PUPR, Pemkot Depok meski menyiapkan lahan yang ada dan mesti ada pembebasan lahan warga yang diperkirakan memakan waktu sangat panjang.

"Jadi pembangunan fly over Markaswangi membutuhkan perjuangan yang ekstra keras. Mengingat untuk disetujui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu sangat sulit. Harus ada lagi terkait persiapan lahan," kata Gandara, Jumat (19/2/2016).

Walaupun sulit, kata Gandara, pembangunan FO Markaswangi akan terus diperjuangkan pihaknya ke depan. Sebab keberadaannya sangat efektif mengantisipasi kemacetan yang semakin parah di 4 ruas jalan di Depok itu.

Menurutnya pertumbuhan infrastruktur harus terus dipaksa, agar terus tumbuh dan seimbang dengan pertumbuhan penduduknya. "Infrastruktur akan terus berkejar-kejaran dengan pertumbuhan penduduk," katanya.

Jika FO Markaswangi rampung, kata Gandara dipastikan mengurangi titik-titik macet.

Diantaranya di Simpang Margonda-Siliwangi-Kartini, menghilangkan persilangan dengan rel KA Jakarta-Bogor, serta sekaligus meniadakan antrean kendaraan akibat buka-tutup perlintasan kereta api.

FO Markaswangi tiga tingkat ini juga dipastikan mengurangi kemacetan di Simpang Sengon (Jalan Nusantara-Jalan Raya Sawangan-Jalan Dewi Sartika-Jalan Pitara) dan di Simpang Raya Jalan Sawangan dan Jalan Tanah Baru.

"Sambil menunggu rencana pembebasan lahan yang pastinya memakan waktu yang panjang, ada solusi lain yang akan kita coba terapkan," kata Gandara.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved