8,7 Persen Orang Dewasa Indonesia Kurus, Herbalife Bagi-bagi Sarapan

Hasil riskesdas Kementerian Kesehatan 2013, prevalensi penduduk dewasa kurus di Indonesia mencapai 8,7 persen. Satu penyebabnya karena tidak sarapan.

8,7 Persen Orang Dewasa Indonesia Kurus, Herbalife Bagi-bagi Sarapan
Kompas.com
Shutterstock/Ilustrasi> 

WARTA KOTA, PALMERAH - Hasil riskesdas Kementerian Kesehatan 2013 menyatakan prevalensi penduduk dewasa kurus di Indonesia mencapai 8,7 persen. Salah satu penyebabnya karena tidak sarapan.

Untuk menyadarkan kembali pentingnya sarapan, Herbalife menggelar Pekan Sarapan Nasional mulai 14-20 Februari 2016.

Gerakan sarapan itu dilakukan dengan cara membagikan 2000 paket sarapan (cup shake) di 25 kota di Indonesia.

"Ini dukungan Herbalife terhadap pemerintah dalam memasyarakatkan sarapan sehat bernutrisi. Dari hasil riset tercatat 8,7 persen penduduk dewasa kurus. Lalu berat badan berlebih sebesar 13,5 persen, dan obesitas 15,4 persen," kata Country General Manager Herbalife Indonesia Andam Dewi, Jumat (19/2).

Menurut Andam Dewi, kegiatan pekan sarapan nasional sesuai dengan komitmen Herbalife Indonesia untuk mewujudkan Indonesia sehat dan bugar serta gaya hidup sehat dan aktif di kalangan masyarakat.

Pengentasan masalah nutrisi ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun memerlukan dukungan pihak swasta dan masyarakat secara umum.

Sarapan sehat dapat menjadi salah satu solusi bagi Indonesia untuk menciptakan masyarakat sehat dan bugar.

Publikasi Kementerian Kesehatan (2011) menyatakan bahwa yang disebut dengan sarapan sehat sebaiknya terdiri atas sumber karbohidrat (60-68 persen), protein (12-15 persen), lemak (15-25 persen) serta mengandung vitamin dan mineral. Sarapan yang sehat menyumbang 25 persen kebutuhan gizi harian.

Sarapan sangat penting bagi tubuh untuk menghasilkan energi guna beraktivitas sepanjang hari.

Berbagai riset dan publikasi kesehatan menyatakan ketahanan dan kemampuan tubuh untuk melakukan pekerjaan dengan produktivitas yang memadai akan lebih dimiliki oleh individu dengan status gizi dan nutrisi yang baik.

Namun, kesibukan masyarakat modern saat ini kerap kali menjadi penghalang untuk melakukan sarapan di pagi hari.

“Sejak lama, kami selalu mengkampanyekan sarapan sehat bernutrisi dengan asupan kalori, nutrient dan protein yang seimbang kepada member dan konsumen kami. Sarapan dengan campuran nutrisi yang benar akan membuat anda siap menjalani aktifitas seharian penuh, memberikan anda energi yang stabil. Begitu juga dengan produk kami yang juga siap mendukung gaya hidup sehat semacam itu. Dengan komposisi kalori, karbohidrat dan nutrien penting lain yang seimbang. Produk kami sangat cepat dan mudah untuk dibuat dengan total kurang dari 220 kalori," paparnya. (dod)

Penulis: Dody Hasanuddin
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved