Sopir Taksi Rampas Kartu Kredit dan Dua Ponsel Penumpangnya
ponsel kesayangan milik korban dan kartu kredit BCA dirampas oleh sopir taksi.
WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Seorang penumpang taksi, Stanly Tjandra (23) menjadi korban karena dua telepon selular (ponsel)-nya dirampas, saat menumpangi taksi berwarna putih saat melintas di Kawasan Sudirman Central District Business (SCBD), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/2/2016) malam.
Ponsel kesayangan milik korban dirampas oleh sopir taksi yang tidak diketahui nomor polisi kendaraannya
Atas kejadian itu, dia langsung melaporkannya ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kepada polisi, korban menjelaskan kronologi kejadian, berawal saat dia menumpangi taksi menuju rumahnya di Jalan Panglima Polim IX dari Kawasan SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Berawal dia bersama rekan-rekannya sedang menongkrong di sebuah cafe yang ada di SCBD.
Sekitar pukul 04.00, dia ingin pulang.
Lantaran tak ada yang menjemput, akhirnya korban memutuskan untuk menaiki taksi. Kepada sang supir, korban menunjukan alamat yang akan dituju.
"Saya udah naik mobil jalan. Tiba-tiba, belum sampe rumah tiba-tiba sopir berenti. Kemudian, dia langsung merampas ponsel," ujar korban di Mapolres, Selasa (16/2/2016).
Merasa dirinya terancam, korban pun akhirnya menyerahkan dua ponsel Apple dan Samsung senilai belasan juta rupiah.
Tak cukup sampai di situ, kartu kredit yang berada di dompet korban pun diminta pelaku.
Setelah mendapatkan barang berharga, korban pun diminta turun oleh pelaku.
"Saat itu, saya disuruh turun. Saya turun. Pulang ke rumah jalan kaki. Saya engga sempat nyatet nomer polisi taksinya," ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, korban kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Jakarta selatan dengan nomor LP/235/K/II/2016/PMJ/Res Jaksel.
"Saya juga sudah mengecek, dia (pelaku) udah menggunakan kartu kredit BCA milik korban untuk beberapa transaksi sejumlah Rp 1 juta lebih. Semoga cepet ketangkep," katanya.
Sementara itu Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan, Kompol Purwanta mengatakan belum mengetahui kejadian tersebut. Saat ini pihaknya mencoba mengecek adanya kejadian pencurian tersebut.
"Sebentar, kita cek dulu. Kalau ada nanti kita lakukan penyelidikan dan kita sampaikan nanti," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150420-taksi-singapura_20150420_133649.jpg)