Kamis, 23 April 2026

Kuliner

Kopi Indonesia akan Semakin Rajai Dunia

Indonesia dinobatkan menjadi 2016 Official Portrait Country pada pameran Specialty Coffee Association of America (SCAA)

Penulis: Sri Handriyatmo Malau | Editor: Suprapto
Shutterstock
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH— Indonesia dinobatkan menjadi 2016 Official Portrait Country pada pameran Specialty Coffee Association of America (SCAA) yang akan berlangsung di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat (AS), pada 14-17 April 2016.

Ini berita baik bagi Indonesia, sebagai Negeri yang dikenal dunia sebagai surganya kopi spesial.

Keistimewaan kopi dari berbagai daerah di Indonesia menginspirasi banyak warga dunia untuk menikmatinya.

Dengan menjadi portrait country, Indonesia akan menjadi sorotan dan mendapat exposure dari semua peserta
dan penikmat kopi dunia.

"Kesempatan langka ini dapat dijadikan sebagai momentum yang baik bagi Indonesia untuk memantapkan branding Indonesia sebagai surga kopi dunia,” tegas Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Nus Nuzulia Ishak di Jakarta, Rabu (10/2/2016).

Apalagi tren konsumsi kopi di AS terus meningkat.

Karena itu menurutnya, sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia, Indonesia harus dapat mengambil peran besar di pasar AS.

Sebagai portrait country di pameran SCAA 2016, kopi Indonesia akan menjadi sorotan utama dari lebih dari 12 ribu pengunjung yang didominasi generasi milenial (umur 18-40 tahun).

Selain itu juga stakeholders sektor bisnis, antara lain roasters, importers, coffee retailers, distributors, growers, wholesalers, dan culinary professionals.

“Pameran SCAA adalah momen yang sangat tepat untuk memantapkan branding kopi Indonesia karena pameran ini adalah yang terbesar di AS, bahkan di dunia," ucap Nus.

Tahun ini rencananya kegiatan promosi kopi, khususnya di wilayah Amerika, akan lebih digencarkan. Sehingga kopi Indonesia mendapat tempat yang baik di tengah komunitas kopi di AS maupun di dunia.

Paviliun Indonesia akan mengedepankan branding ‘Remarkable Indonesian Coffee-Home of World’s Finest Coffee’. Akan menampilkan specialty coffee terbaik dari seluruh daerah penghasil kopi Indonesia, dari Aceh sampai Papua. Kopi-kopi tersebut telah diseleksi dengan standar yang ditetapkan SCAA.

Kemendag telah meminta semua asosiasi kopi di Indonesia, yaitu Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (GAEKI), Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI), Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), dan Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI) untuk mengirimkan masing-masing sampel specialty coffee.

Selanjutnya sampel akan diseleksi dan dipilih 20 terbaik yang mewakili kopi dari daerah yang mempunyai Indikasi Geografis (IG) maupun kopi dari daerah non-IG.

“Kopi yang akan ditampilkan harus memenuhi standar specialty coffee SCAA karena hal ini menyangkut branding kopi Indonesia. Pemerintah sangat berkomitmen menjaga citra dan kualitas kopi Indonesia,” ujar Nus.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved