Konsultasi

Beginilah Kalau Adik Kecanduan Alkohol

Jika seorang yang minum alkohol menimbulkan dampak dalam kehidupannya, sebenarnya dia sudah menghadapi drinking problem.

Beginilah Kalau Adik Kecanduan Alkohol
KOMPAS.com
Ilustrasi. 

Oleh dr Samsuridjal Djauzi

Sejak ayah meninggal dua tahun lalu, saya sebagai anak laki-laki tertua menjadi kepala keluarga. Di rumah, selain saya, istri, dan seorang anak yang berumur 6 tahun, juga tinggal ibu saya (67) serta adik laki-laki saya (22).

Adik saya merupakan anak kesayangan ayah. Beliau jarang sekali memarahinya. Adik saya merasa amat kehilangan dengan kepergian ayah.

Dia mulai jarang kuliah dan untuk mengurangi rasa sedih, dia sering berkumpul bersama teman sebayanya. Kemudian saya ketahui bahwa dia mulai minum alkohol. Saya menduga dia menghabiskan uangnya untuk alkohol.

Saya menyediakan waktu untuk bicara dengan adik saya. Dia menyangkal bahwa dia kecanduan alkohol.

Menurut adik saya, ia hanya minum sekadarnya bersama teman. Dia mengeluh nilai pelajarannya menurun sehingga butuh dukungan teman-teman.

Setahu saya, adik saya merupakan anak yang pintar. Di SMU, dia selalu juara kelas. Saya heran jika prestasi belajarnya menurun. Saya curiga mungkin keinginan belajarnya terganggu karena alkohol.

Saya sendiri sibuk dengan pekerjaan sehingga tak dapat menemani adik berlama-lama. Saya ingin membina komunikasi yang baik dengan dia, tetapi sampai sekarang tak berhasil.

Bahkan, persoalan baru muncul ketika istri saya bentrok dengan adik saya. Istri saya menegur adik yang tak membereskan meja makan setelah makan.

Adik saya tak terima sehingga mereka bertengkar dan hubungannya menjadi tak baik. Ketenangan di rumah mulai terganggu.

Halaman
1234
Editor: Andy Pribadi
Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved