Breaking News:

Pencemaran Lingkungan

16 Hari Lagi, Depok Terapkan Kantong Plastik Berbayar

Pemkot Depok memastikan menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar di semua usaha ritel baik minimarket hingga supermarket yang ada di Kota Depok.

istimewa
Ilustrasi : Kantong plastik 

WARTA KOTA, DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memastikan menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar di semua usaha ritel baik minimarket hingga supermarket yang ada di Kota Depok, sejak Minggu (21/2/2016) mendatang.

Ini berarti sejak itu, maka warga yang berbelanja di semua usaha ritel, minimarket hingga supermarket di Depok harus membayar kantong plastik yang digunakan untuk menempatkan barang belanjaan yang dibeli.

Jika tidak ingin membayar harga kantong plastik, maka warga harus membawa kantong sendiri.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok, Wijayanto, mengungkapkan, diterapkannya kebijakan ini di Depok pada Minggu 21 Februari mendatang bersamaan dengan 17 kota di Indonesia, yakni di Jakarta, Bandung, Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang, Solo, Semarang, Surabaya, Denpasar, Palembang, Medan, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Ambon dan Papua.

Penerapan kebijakan ini bersamaan dengan Hari Peduli Sampah Nasional pada 21 Februari tersebut.

Ia menuturkan kebijakan ini bertujuan mengurangi dan meneakan jumlah sampah plastik yang beredar sehari-hari.

"Semangat dan tujuan kebijakan ini adalah agar kita sama-sama mengurangi sampah plastik," kata dia, Jumat (5/2/2016).

Untuk itu, kata Wijayanto, pihaknya akan membuat Surat Edaran (SE) atau Surat Keputusan (SK) Walikota atas penerapan kebijakan itu.

"Jadi nanti setiap belanja, diharapkan warga membawa goodie bag dari rumah masing-masing. Sehingga sampah plastik yang sulit diurai akan berkurang jumlahnya secara umum," kata Wijayanto.

Ia menuturkan BLH Depok telah melakukan rapat koordinasi bersama para pengusaha ritel dan juga produsen plastik pada 13 Januari lalu untuk rencana penerapan kebijakan ini.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved