Ada 14 Pasien Diduga Melakukan Cangkok Ginjal Ilegal Dioperasi di RSCM

Sebanyak 14 pasien tersebut merupakan hasil dari korban sindikat yang berada di Jawa Barat seperti Bandung, Garut dan beberapa wilayah lainnya

Ada 14 Pasien Diduga Melakukan Cangkok Ginjal Ilegal Dioperasi di RSCM
Kompas.com
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, SALEMBA - Kepala Unit Human Trafficking Direktorat Tipidum Bareskrim Polri, AKBP Arie Darmanto mengatakan pihaknya membawa 14 pasien yang diduga telah melakukan pencangkokan ginjal secara ilegal di RSCM, Jakarta.

"Semua ada 14 pasien yang kami bawa dan terindikasi pernah melakukan operasi disini," jelasnya usai melakukan pemeriksaan di Gedung Kencana RSCM, Jakarta, Kamis (4/2).

Sebanyak 14 pasien tersebut merupakan hasil dari korban sindikat yang berada di Jawa Barat seperti Bandung, Garut dan beberapa wilayah lainnya yang total berjumlah 15 orang selama satu tahun terakhir.

Para korban merupakan pekerja kasar dari kalangan bawah seperti sopir, petani, tukang ojek dan lainnya, yang rentang umurnya antara 20-30 tahun.

Modus pelaku yaitu menjanjikan uang kepada korban yang mau menjual ginjalnya sekitar Rp70 juta. Sedangkan orang penerima ginjal atau yang membeli diminta bayaran sebesar Rp250 - Rp300 juta.

Atas perbuatannya kini ketiga pelaku ditahan di Bareskrim dan dijerat Pasal 2 ayat 2 UU No 21 Tahun 2007 TPPO (tindak pidana perdagangan orang), juncto Pasal 62 ayat (3) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan‎ ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

Selain mengamankan tiga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yakni dua HP, satu buku tabungan, satu kartu ATM, satu SPU, dokumen rekam medis, hasil CT Scan, hasil laboratorium di Bandung, surat pernyataan dari korban, dan surat persetujuan dari korban. (Amriyono Prakoso)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved