Narkoba

Tukang Ojek Nyambi Jadi Bandar Ganja Diancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Jajaran Polsek Palmerah, Polres Metro Jakarta Barat berhasil meringkus bandar ganja pada Selasa (2/2).

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Andika Panduwinata
Barang bukti 51 paket ganja berukuran kecil, 2 linting, 2 paket ukuran sedang, dan 2 bata ganja masing - masing seberat 1 kilogram yang disita polisi. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Jajaran Polsek Palmerah, Polres Metro Jakarta Barat berhasil meringkus bandar ganja pada Selasa (2/2).

Kedua pelaku yang diamankan ini berprofesi sebagai tukang ojek.

Para tersangka tersebut di antaranya SF (46) dan SM (44).

Mereka dibekuk aparat di pangkalan ojek RT 04 / RW 11 Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

"Kami sudah mengintai pelaku ini sudah beberapa hari yang lalu. Kemudian menunggu waktu yang tepat dan dilakukan penangkapan," ujar Kapolsek Palmerah, Kompol Darmawan pada Rabu (3/2).

Polisi langsung menyergap tersangka di pangkalan ojek tersebut. Saat digeledah, petugas menemukan natkotika jenis ganja dari tangan pelaku.

"Kami menyita 51 paket ganja berukuran kecil, 2 linting, 2 paket ukuran sedang, dan 2 bata ganja masing - masing seberat 1 kilogram," ucap Darmawan.

Ia mengungkapkan pelaku dapat meraup untung dua kali lipat dari profesinya sebagai pengedar ganja.

Tersangka dengan modal Rp. 4 juta bisa menjual barang haram tersebut hingga sekitar Rp. 8 juta kepada para pelanggannya.

"Kami masih melakukan pemeriksaan dan terus dilakukan pengembangan," katanya.

Akibat perbuatannya itu kedua tukang ojek ini dijerat Pasal 114 sub 111 UURI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun kurungan penjara. (dik)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved