Diterjang Ombak Besar, Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Pulau Peniki

Nakhoda dan 5 ABK dalam kondisi selamat.

Diterjang Ombak Besar, Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Pulau Peniki
Warta Kota
Ilustrasi 

WARTA KOTA, KEPULAUANSERIBU - Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP John Wynart Hutagalung membenarkan perihal adanya sebuah kapal nelayan bernama KM Berkah Jaya tenggelam di Perairan Pulau Peniki, Kepulauan Seribu, Sabtu (30/01/2016), sekitar 04.00 WIB lalu.

Kapal nelayan yang ditumpangi nakhoda dan lima Anak Buah Kapal (ABK) ini tenggelam akibat diterjang ombak besar.

"Kejadian itu kemarin, yakni pada hari Sabtu 30 Januari 2016, sekira pkl 04.00 WIB. KM Berkah Jaya itu tenggelam di perairan Pulau Piniki. Kapal yang nahkodai Hendi, dan ditumpangi 5 orang ABK ini tenggelam akibat diterjang ombak besar," kata John melalui via pesan singkatnya, Minggu (31/01/2016).

Dikatakan John, kejadian itu terjadi saat nakhoda dan para ABK tengah mencari ikan di perairan Pulau Piniki. John mengaku, ombak kala itu tengah besar hingga menerjang kapal KM Berkah Jaya yang ditumpangi para warga Rawasaban, Cituis, Kabupaten Tanggerang tersebut.

"Nakhoda dan 5 ABK dalam kondisi selamat. Kemudian sekitar pukul 15.00 WIB, mereka ditolong oleh Kapal Tagboat dan Kapal TNI AL yang sedang melintas tak jauh dari lokasi kejadian. Selanjutnya para korban dijemput oleh KRI Kelabang dan diamankan atau dievakuasi ke Markas Satkamla III Pondok Dayung Tanjung Priok, Jakarta Utara," lanjut John.

John menambahkan, nakhoda dan lima ABK tersebut kini sudah dipulangkan ke rumah masing-masing di daerah Rawasaban.

"Kapal Berkah Jaya adalah kapal yg biasa berlabuh di Pelabuhan Cituis, Rawasaban Tanggerang milik Maksu, warga Rawasaban. Kejadian ini, kami melakukan Pulbaket dengan Saiful atau Pegawai Syahbandar di Pelabuhan Cituis Rawasaban Tanggerang, untuk membenarkan adanya KM Berkah Jaya berukuran 4 GT adalah Kapal jaring rampus tenggelam diperairan Pulau Piniki," terangnya.

John menghimbau agar para nelayan yang hendak mencari ikan ditengah lautan untuk tetap berhati-hati terhadap ombak besar. Hal itu disebabkan cuaca buruk yang saat ini masih melanda.

Penulis:
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved