Rizqi, Mahasiswa UNJ Tewas Terseret Arus Idap Radang Paru-paru

Menurut Haris, selama ini keluarga terutama ayah Rizqi, Suroto, selalu memantau kesehatan Kiki, panggilan akrab Rizqi,

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Andy Pribadi
Istimewa
Suasana saat pemakaman Rizqi Sulistyowati alias Kiki, mahasiswa terseret arus saat selfi di bendungan Irigasi Cijambu. 

WARTA KOTA, DEPOK - Rizqi Sulistyowati, Mahasiswi Program Studi Pendidikan Geografi (FIS) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), yang tewas terseret air bah saat selfie di Bendungan Irigasi Cijambu, Kampung Liungtutut, Desa Sukasari, Kecamatan Cisaat, Sukabumi, Sabtu (30/1) diketahui selama ini menderita radang paru-paru.

Hal itu dikatakan Haris (35) tetangga korban di Kampung Kebon Duren, RW 8, Kalimulya, Cilodong Depok , saat di temui di rumahnya, Minggu (31/1) malam.

Menurut Haris, selama ini keluarga terutama ayah Rizqi, Suroto, selalu memantau kesehatan Kiki, panggilan akrab Rizqi, anaknya itu, sekalipun tingggal ngekost sejak kuliah UNJ.

"Bahkan beberapa kali, Kiki harus cuti kuliah untuk nyembuhin sakitnya," kata Haris.

Ia menjelaskan perjuangan keluarga untuk menyembuhkan Kiki, tampaknya mulai tampak. Sebab Kiki yang dulu kurus, kini tubuhnya mulai berisi.

"Bahkan sampai tempat kosnya, keluarganya mencari tempat yang tepat seperti harus ada sinar matahari, atau seperti apa, supaya kesehatan Kiki, bagus," kata Haris.

Selain itu, kata Haris, ia tahu benar bagaimana keluarga Kiki selalu mengingatkannya agar tidak lupa meminum obat.

Karena perhatian keluarga yang cukup besara itulah, kesehatan Kiki, sangat bagus dalam beberapa bulan ini.

"Tapi ternyata Tuhan berkehendak lain, Kiki justru dipanggil dengan cara lain," kata Haris.

Ia menyebutkan, ibunda Kiki sangat terpukul dengan kematian anak pertamanya itu. Sehingga, ibunda harus beberapa kali pingsan saat jenazah tiba di rumah Kiki, sampai saat dimakamkan di TPU Kalimulya.

"Keluarga sangat terpukul dengan kejadian ini. Namun mereka tegar. Tadi banyak teman Kiki datang dan pihak kampusnya juga ikut memakamkan," kata Haris.

Seperti diketahui empat mahasiswa UNJ yang sedang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berada di Desa Sukasari, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengalami musibah terseret oleh banjir bandang Sungai Cigunung.

Musibah terjadi pada saat para mahasiswa berkreasi di sela kegiatan KKN di bendungan irigasi Cijambu Kampung Liung Tutut desa Sukasari, Kecamatan Cisaat. Saat itu keempat mahasiswa tengah selfie di bendungan.

Dari empat mahasiswa yang terseret, dua orang selamat dan 2 lainnya meninggal dunia.

Korban meninggal adalah Marsya Sukma Anissa, Mahasiswi Program Studi Pendidikan Matematika (FMIPA) dan Rizqi Sulistyowati Mahasiswi Program Studi Pendidikan Geografi (FIS). Sementara mahasiswa yang berhasil selamat atas nama Ratih Ferawati, Mahasiswi Program Studi Geografi (FIS) dan Muhammad Haikal B, mahasiswa program studi PLB (FIP).(bum)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved