Miing: KPI itu Harus Berani Tegur Media yang Makin Liberal

Miing Bagito menganggap Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tidak punya gigi menghadapi media televisi.

TRIBUNEWS.COM
Anggota DPR, Dedi Gumelar alias Miing 

Laporan Wartawan Wartakotalive, Arie Puji Waluyo.

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Miing Bagito menganggap Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tidak punya gigi menghadapi media televisi.

Menurut Miing, media televisi saat ini semakin liberal dalam menayangkan sebuah program.

"Media televisi kan tujuannya itu memberikan informasi, tapi sekarang tujuannya malah saling menjatuhkan entah antar media atau antar masyarakat," ujar Miing usai menghadiri acara "Suara Indonesia" yang diselenggarakan oleh Kompas TV di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, kamis (28/1) malam.

Mantan pelawak Bagito ini menambahkan bahwa ada dua hal yang menyebabkan KPI tidak memiliki gigi untuk menyikapi media televisi yang semakin liberal.

"Pertama, perlindungan Undang - Undang (UU) dan kedua, politik anggarannya ini sehingga kurang didengar oleh pemimpin televisi," tambahnya.

Seharusnya, menurut Miing, KPI sebagai lembaga penyiaran harus berani memberikan teguran yang tidak hanya surat yang nantinya akan terulang hal yang sama.

"Sekarang kan televisi di Indonesia ini makin banyak dan makin liberal. Sehingga pendidikan dan edukasi di Indonesia melorot dalam membangun karakter masyarakatnya, jadi KPI harus pikirkan solusi baiknya," ujarnya. (m6).

Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved