Pilkada Depok

Ini yang Dilakukan Idris-Pradi Sebelum Dilantik

Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Depok terpilih Idris Abdul Shomad dan Pradi Supriatna masih belum jelas dan menunggu instruksi Kemendagri.

Ini yang Dilakukan Idris-Pradi Sebelum Dilantik
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Dua pasangan calon yang akan berlaga di Pillkada Depok, usai melakukan pengundian nomor urut dalam rapat pleno KPU Depok di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Selasa (25/8/2015). 

WARTA KOTA, DEPOK - Meski jadwal pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Depok terpilih Idris Abdul Shomad dan Pradi Supriatna masih belum jelas dan menunggu instruksi Kemendagri, pekan lalu keduanya sudah diminta dan mempersiapkan baju serta busana pendukung lainnya untuk pelantikan mereka.

Hal itu diakui Wakil Walikota Depok terpiliih Pradi Supriatna, Jumat (29/1/2016).

"Saya sudah diminta untuk persiapan dengan fitting baju pelantikan," kata Pradi.

Menurutnya bukan hanya dirinya yang sudah diminta untuk fitting atau pengepasan baju pelantikan oleh sekertariat pemkot Depok, tetapi juga Walikota terpilih Idris Abdul Shomad.

Ia mengatakan selain baju pelantikan yang sudah diukur dan sedang dibuat, busana pendukung lainnya juga sudah dipersiapkan sekertariat Pemkot Depok.

Mulai dari topi, sepatu sampai ikat pinggang dan kaos kaki. "Semuanya sudah dipersiapkan untuk kami, dari topi dan sepatunya. Saya tinggal menunggu saja kepastian jadwal pelantikan," kata Pradi.

Ia mengatakan sampai Jumat ini belum lagi mendapat informasi dari pihak terkait maupun Kemendagri untuk kepastian jadwal pelantikannya.

"Informasi terakhir masih digodok di Kemendagri dan belum ditentukan waktu pastinya. Saya mendoakan yang terbaik agar prosesnya lancar," kata Pradi.

Sebelumnya Mendagri Tjahjo Kumolo menuturkan dari hasil kajian sementara diharapkan pelantikan sejumlah kepala daerah terpilih yang tidak tersangkut sengketa, termasuk Kota Depok, diharapkan sudah bisa dilakukan pada pekan kedua Februari mendatang.

Jika hak itu terealisasi, kata Tjahjo, maka pelantikan kepala daerah tidak dilakukan serentak seluruhnya karena ada beberapa hasil pilkada yang masih dalam sengketa.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved