Selasa, 21 April 2026

Pencurian

Maling Terekam CCTV di Pluit, Lili: Penampilannya Gak Mencurigakan

Warga asli Lampung ini berasalan, pria tersebut berpenampilan rapih dan membawa sebuah mobil.

Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Pembantu rumah tangga Dhedy yang beru bekerja tiga bulan bernama Lili Andriani (20). 

WARTA KOTA, PENJARINGAN - Hedy Gunawan (26), warga di Komplek Pluit Blok J RW 09, Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi korban aksi rampok yang dilakukan seorang pria tak dikenal dengan modus service televisi dan komputer, pada Jumat (22/1) siang lalu.

Aksi maling ini pun terekam Closed Circuit of Television (CCTV) dan mempostingnya lewat jejaring youtube dengan nama akun 'Warga Pluit'.

Berikut video postingan tersebut:

Dalam video ini, Lili Indriyani (20) yang merupakan pembantu rumah tangga di rumah di kawasan elite itu menanggapi, dirinya tak tahu menahu dan tidak menaruh rasa curiga sedikitpun terhadap pria yang bermodus service televisi dan komputer.

Warga asli Lampung ini berasalan, pria tersebut berpenampilan rapih dan membawa sebuah mobil.

"Ya saya gak curiga sama sekali. Abis penampilannya rapih. Wong saya gak tahu kalau dia maling. Malahan bawa mobil juga. Dia di depan pagar nelepon-nelepon majikan saya. Ngaku ke saya kalau mau service televisi dan komputer yang ada di lantai II," terangnya di Polsek Penjaringan, Senin (25/1).

Lili yang baru bekerja di rumah tersebut selama tiga bulan ini mengira, pria yang mengaku-mengaku ingin service televisi di kamarnya sendiri.

"Saya kira televisi di kamar saya. Gak tahunya bukan. Sebelum saya kasih masuk pria ini nelepon majikan saya.. Bilangnya begini 'Halo ci ini Erwin yang mau service televisi dari toko (masih di mobil). Ya ini ci, tapi gimana ya flash disknya ketinggalan di toko. Makanya tivi sama itu (Komputernya) nya harus dibawa di toko. Nanti sore nci ke toko ya' .. Kata dia begitu. Saya sih ngangguk-ngangguk aja dan percaya kalau dia tukang service televisi dan komputer," papar Lili.

Ketika itu, Lili mempersilakan masuk dan meninggalkan pria tersebut ke kamar. Lili yang baru saja tiba di kamarnya pun menghampiri kembali ke pria itu lantaran dipanggil.

"Dia teriak-teriak manggil saya.. 'Mbaak..mbaak..' Mukanya itu kayak nyariin saya. Ya kan saya ke kamar. Dia langsung bilang 'Mbak televisinya yang tipis di atas mau diservice'. Itu pelakunya masih nelepon terus dan bilang 'Mbak komputernya di atas ya' gitu. Ya saya ke atas juga akhirnya sama pria itu, dan turunin komputernya ke bawah.

Lili melanjutkan, "Dia ambil komputer terus aku suruh bantuin bawa komputernya keluar rumah untuk dibawa ke mobil, sementara televisi dia yang bawa. Terus dia bilang ke saya 'Hati-hati Mbak ya ini barang orang, awas rusak' itu kata dia. Nah, awalnya mobilnya ini mau dimasukin ke garasi, tapi kata dia gak usah," tutur Lili.

Kala itu, Lili tetap mengaku tak sama sekali mencurigai pria bermata sipit yang mengaku-ngaku sebagai tukang service televisi dan komputer.

Namun, kala Apple i-Mac yang dibawa Lili ingin ditaruh di garasi, pria tersebut melarangnya.

"Ya langsung dimasukkin ke mobil, ya yowes, dia langsung pergi," kata Lili dengan sikap lugunya. (BAS)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved