Sabtu, 25 April 2026

Typo di Proyek Ambisius Kereta Cepat, Prasasti Pun Salah Tulis

Kesalahan yang dianggap kecil itu dianggap tidak seharusnya terjadi.

Istimewa
Kesalahan tulis di prasasti yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Salah tulis di prasasti kereta cepat Jakarta ke Bandung mendapatkan tanggapan dari sejumlah kalangan.

Kesalahan kecil itu dianggap tidak seharusnya terjadi.

Kesalahan tulis di prasasti yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Apalagi kesalahan penulisan itu sangat mengganggu dan kemudian menjadi bulan-bulanan di media sosial.

Seperti apa salah tulis itu, sejumlah pihak berkomentar setelah melihat foto-foto yang disebarkan oleh akun Ridwan Kamil (RK).

Yang menemukan kesalahan itu memang bukan RK, tapi dilakukan oleh sejumlah followers-nya.

Akibat kesalahan itu, proyek yang menimbulkan kontroversi dan masih ditolak sejumlah kalangan itu akhirnya menjadi pergunjingan.

Pembangunan ditulis pembagunan, sebuah kesalahan yang kecil, tapi fatal karena ditulis di prasasti.

Berikut ini posting yang disampaikan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil di Facebook:

Sepulang umroh tadi malam, pagi ini menemani Presiden melakukan groundbreaking proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yg jika selesai waktu tempuh hanya 35 menit.

Jalur kereta cepat ini akan melahirkan 3 pusat pertumbuhan ekonomi baru: Kota Baru Karawang, Kota Baru Walini dan Bandung Teknopolis/Tegalluar. Jalur akhirnya akan dikoneksi dengan LRT Bandung raya (Soreang-Bandung-Jatinangor). Selesai awal 2019. Wisatawan jakarta juga jika nanti ke Bandung, jangan rariweuh bawa mobil lagi ya.

Kenapa Kereta Cepat China yang terpilih: menurut kementrian BUMN karena mereka bisa mengerjakan ini tanpa dana APBN/ Jaminan pemerintah, bisa konten lokal sd 60-70 persen, bisa selesai lebih cepat di awal 2019 dan setuju untuk menyerap tenaga kerja lokal sd 80 ribu orang.

Kenapa Jakarta-Bandung: karena sementara ini hanya rute ini yang paling feasible secara business to business. Yang dana APBN dipakai untuk jalur kereta di Sumatera, Sulawesi, Papua dll. Presiden juga menginstruksikan untuk studi next project: Jakarta-Surabaya.

Semoga semua proses proyeknya dilancarkan. Amiin

*dan jika selesai, semoga yang LDR Jkt-Bdg hidupnya dimudahkan. Semoga juga batu prasastinya tdk ada yang iseng dijadikan bahan akik.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved