Selasa, 14 April 2026

Riko Tewas karena Adu Tembak dengan Polisi di Johar Baru

Terjadi adu tembak antara komplotan gembong narkoba dengan tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Eko Danianto saat memberikan keterangan di sekitar lokasi kejadian pada Jumat (22/1/2016) malam. 

WARTA KOTA, JOHAR BARU - Situasi di Jalan Lapang 1 Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat mencekam pada Jumat (22/1) petang.

Terjadi adu tembak antara komplotan gembong narkoba dengan tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya.

Desing - desing peluru menderu di area lokasi tersebut. Polisi tak mau gegabah guna menyergap pelaku.

Pantauan Warta Kota di tempat kejadian perkara pelaku bersembunyi di rumah bercat hijau pagar hitam.

Dari dalam rumah tersebut pria yang diketahui bernama Roki ini mengumbar tembakan.

"Satu pelaku bernama Roki berhasil kami lumpuhkan, tewas dalam baku tembak," ujar Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Eko Danianto saat memberikan keterangan di sekitar lokasi kejadian pada Jumat (22/1) malam.

Menurut Eko, Riko terlibat dalam komplotan bandar narkoba yang digrebek aparat di Berlan, Matraman beberapa hari lalu.

Bahkan pelaku turut serta dalam pembunuhan yang dialami anggota Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Taufik dalam penggerebekan itu.

"Pelaku ini sadis, dia bawa belati saat kejadian penggerebekan dan melawan polisi di Matraman," ucapnya.

Dalam baku tembak yang berlangsung, petugas menemukan satu senjata api jenis revolver. Terdapat 5 selongsong peluru.

"Masih ada 1 sisa peluru yang belum ditembakan oleh pelaku, tapi kami lebih dulu melumpuhkannya," katanya. (dik)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved