Breaking News:

Berita Heboh

Politisi PDIP Sebut Ada SP Vs HT dalam Kasus Mobile 8 Tolak Minta Maaf

Wakil Ketua Fraksi Nasdem di DPR Johnny G Platte menyesalkan sikap Anggota Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu yang menolak meminta maaf.

Editor: Suprapto
KOMPAS.com/Abba Gabrillin
Politisi PDI-P Masinton Pasaribu, saat ditemui di Kantor DPP Nasdem, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2015). 

WARTA KOTA, PALMERAH— Wakil Ketua Fraksi Nasdem di DPR Johnny G Platte menyesalkan sikap Anggota Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu yang menolak meminta maaf atas somasi yang dilayangkan fraksinya.

Jika sampai batas waktu yang ditentukan Masinton tak mengubah sikapnya, maka sesuai dengan surat somasi yang telah dikirimkan, Nasdem akan melakukan langkah hukum dan langkah-langkah lainnya yang dianggap perlu.

"Yang bersangkutan harus mencabut kembali pernyataannya dan minta maaf dalam waktu 3x24 jam (setelah surat diterima)," kata Johnny saat dihubungi Kompas.com, Jumat (22/1/2016).

Surat somasi itu dilayangkan Fraksi Nasdem ke Pimpinan Fraksi PDI-P pada 21 Januari.

Dalam surat tersebut, Nasdem mengaku keberatan dengan sikap Masinton dalam rapat Komisi III 20 Januari, yang mengingatkan Jaksa Agung Prasetyo bahwa dalam kasus-kasus Freeport dan Mobile 8 ada pertarungan antar geng dan dalam kasus Mobile 8 ada pertarungan Surya Paloh dan Hari Tanoesoedibjo.

"Kami memahami UU dan sangat menghormati hak bicara anggota DPR RI. Namun, kami menolak fitnah dan imaginasi politik yang tanpa dasar, apalagi penyebaran fiksi yang tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh Angggota DPR RI," ucap Platte.

"Kami sudah menyampaikan surat secara formal dan Nasdem sangat serius," tambah Anggota Komisi XI DPR ini.

Masinton sebelumnya mengaku telah menerima surat keberatan yang dilayangkan Fraksi Partai Nasdem

Meski demikian, ia menegaskan, tak akan meminta maaf kepada Nasdem atas pernyataan yang ia lontarkan.

"Saya tidak akan menyampaikan permohonan maaf apapun. Karena itu prinsip yang dijamin UU," kata Masinton saat dihubungi, Kamis (21/1/2016).

Menurut dia, apa yang disampaikan saat RDP kemarin hanya bersifat normatif. Bahkan, menurut dia, Nasdem seharusnya menghargai perbedaan pendapat yang ia sampaikan. (Ihsanuddin)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved