Korupsi APBD DKI

Ahok Pastikan akan Beratkan Tersangka Kasus UPS

Persidangan kasud dugaan korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS), terus berlanjut.

Ahok Pastikan akan Beratkan Tersangka Kasus UPS
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama 

WARTA KOTA, BALAI KOTA --- Persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS), terus berlanjut.

Rencananya, pada 28 Januari 2016 nanti, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, akan dipanggil sebagai saksi di Pengadilan Jakarta Pusat.

Ia akan satu persidangan dengan Wakil Ketua DPRD DKI, Abraham Lunggana (Lulung).

Ahok pun menegaskan akan membongkar kasus tersebut dalam persidangan nanti.

"Saya sih tunggu aja. ‎Saya sih kapan aja datang. Saya mau bongkar! Kan saya yang laporin. Saya udah kesel!" kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (22/1/2016).

Ahok pun juga menegaskan, kesaksiannya nanti akan memberatkan para tersangka.

Apalagi, ia telah mempunyai beberapa bukti kuat.

"Lulung kan mau meringankan, saya mau memberatkan. Seru kan. Nanti saya buktiin semua, saya bisa tahu darimana. Saya udah pernah tulis (salinan APBD) di DPRD, "ini apa? anggaran nenek lo" gue tulis gitu semua. ‎Makanya saya bisa buktikan bahwa ada APBD siluman," tegasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya, Anggota DPRD DKI, Fahmi Zulfikar dan M. Firmansyah, ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi pengadaan UPS pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2014.

Kedua tersangka itu ditetapkan oleh Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri.

Fahmi Zulfikar, merupakan anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Hanura.

Sedangkan, Muhammad Firmansyah, merupakan mantan anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Demokrat.

Mereka menjabat sebagai anggota DPRD DKI periode 2009-2014.

Penetapan tersangka itu merupakan runtutan dari pihak Bareskrim Mabes Polri yang menetapkan Kasi Sarana dan Prasarana Sudin Pendidikan Menengah DKI Jakarta, Alex Usman dan Kepala Dinas Olahraga DKI Jakarta, Zaenal Soelaiman, sebagai tersangka pengadaan uninterruptible power supply (UPS) pada APBD 2014.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved