Senin, 13 April 2026

Saat Kebakaran Terjadi, Jangan Berlindung di Kamar Mandi

Saat kebakaran melanda rumah, jangan berlindung di kamar mandi karena justru fatal akibatnya.

Penulis: Mohamad Yusuf |
Warta Kota/Andika Panduwinata
Ilustrasi kebakaran. 

WARTA KOTA, BALAI KOTA-Kebakaran di Jalan Jembatan Besi II RT 04/02 Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (19/1/2016) dini hari menewaskan empat orang.

Satu keluarga yang tewas itu ditemukan hangus terbakar di kamar mandi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) DKI Jakarta, pun mengimbau, bahwa seharusnya jika terjadi kebakaran warga justru jangan menyelamatkan diri ke kamar mandi.

Sebab, kamar mandi justru sangat minim ventilasi udara sehingga lebih cepat panas dan pekat karena asap yang terkumpul di ruangan tersebut.

"Kami ingatkan kepada warga ketika kebakaran, jangan ke kamar mandi. itu satu. Usahakan sedapat mungkin dia harus bergerak ke dua bukaan di rumah itu," kata Subejo, ditemui kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (19/1/2016).

Dua bukaan rumah tersebut, yaitu satu pintu di depan dan belakang rumah, serta minimal dua jendela yang letaknya berjauhan.

Hal ini agar nantinya jika menyelamatkan diri tidak stuck serta bisa mempermudah evakuasi melalui bukaan tersebut.

"Kalau di lantai dua mungkin bisa menyelamatkan diri ke luar rumah. Tapi biasanya malah ada teralis segala macam penghalang di jendela atau pintu. Nah itu yang harus kita ingatkan kepada mereka. Jadi ini masalah perilaku," katanya.

Karena itu, pihaknya terus menerus akan melakukan program edukasi dan sosialisasi untuk berlaku aman dan selamat dari kebakaran.

"Kita juga udah lakukan upaya preventif, termasuk simulasi. Menurut saya ini trending process, enggak pernah berhenti. Harus selalu diingatkan masyarakat. Menurut saya kan ini perilaku," jelasnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved