Perbaikan Trotoar di Jakarta Selatan Rp 79 Miliar

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan menganggarkan Rp 79 miliar untuk memperbaiki trotoar sepanjang tahun 2016.

Perbaikan Trotoar di Jakarta Selatan Rp 79 Miliar
Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTAKOTA, KEBAYORANBARU-Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan menganggarkan Rp 79 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2016. Anggaran itu akan difokuskan membenahi trotoar yang berada di fasilitas umum.

Kepala Seksi Kelengkapan Prasarana Jalan dan Jaringan Utilitas Sudin Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Agus Indroyono mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan perencanaan dan pemetaan wilayah mana yang trotoarnya akan diperbaiki. Karena di 10 Kecamatan yang ada di Jakarta Selatan akan dilakukan perbaikan trotoar.

"Lokasi-lokasi yang diutamakan adalah yang ramai dan komersial. Seperti sekolah, stasiun, dan terminal," kata Agus di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (18/1/2016).

Menurutnya pihak Sudin Bina Marga Jakarta Selatan tinggal menunggu pengesahan APBD DKI 2016 untuk melaksanakan pekerjaan itu. Diperkirakan pekerjaan perbaikan trotoar akan dilaksanakan pada dua bulan ke depan.

"Kami sudah menganggarkan dan sekarang lagi nunggu pengesahan. Untuk trotoarnya saja Rp 79 miliar. Anggaran itu untuk perbaikan di 10 Kecamatan," tuturnya.

Perbedaan yang mencolok dalam perbaikan trotoar pada tahun 2016 ini adalah dengan cara trukit atau beton. Dimana, pembeliaanya menggunakan e-purchasing yang ada di e-katalog.

Pada tahun 2015 lalu, banyak perbaikan trotoar yang terbengkalai atau tidak kelar. Oleh sebab itu, Sudin Bina Marga memutus kontrak pihak ketiga yang tidak menyelesaikan tugasnya dengan baik.

"Pembangunan trotoar emang banyak yang ngga selesai, jadi kita cut off dan ga kasih mereka perpanjang," kata Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Agustio Ruhu Seto.

Dia tidak bisa mendetail berapa banyak trotoar yang tidak dikerjakan dengan maksimal oleh pihak ketiga. Namun, beberapa lokasi sudah rampung dilaksanakan. Dia berharap pada tahun 2016 mendatang trotoar bisa layak bagi pejalan kaki.

"Tahun ini trotoar berada di tempat fasilitas umum. Seperti pasar tempat banyak orang, dan orang keluar masuk stasiun," ungkapnya.

Penulis:
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved