Bom Sarinah

Upaya Polisi Tumpas Terorisme Penuh Risiko dan Berbahaya, tapi Warga Malah Asyik Menonton

Kombes Krishna Murti memimpin pasukan untuk menumpas teroris.

Upaya Polisi Tumpas Terorisme Penuh Risiko dan Berbahaya, tapi Warga Malah Asyik Menonton
Reuters
Kombes Krishna Murti. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Upaya Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti memimpin pasukan untuk menumpas teroris menjadi salah satu foto yang mendunia.

Aksi terorisme yang pecah di Sarinah memang menjadi pusat perhatian dunia, tapi empat teroris sudah berhasil dijinakkan dalam aksi mematikan di Sarinah itu.



Polisi masih memburu para teroris berbahaya, pelaku bom bunuh diri, yang memang bertujuan untuk melakukan kegiatan terorisme.



Sejumlah polisi terluka parah akibat aksi biadab teroris.

Ironisnya, banyak warga berbondong-bondong menyaksikan baku tembak yang terjadi.

Risiko terkena peluru dan bom yang sewaktu-waktu meledak pun seperti tidak dipedulikan warga yang menonton seperti dianggap yang terjadi di depan mata mereka hanya adegan sinetron atau melihat siaran langsung televisi saja.

Bahkan, pemandangan kontras, polisi sibuk berlindung di balik mobil, warga cuek saja meski tidak ada yang pakai rompi antiteror.

Benar-benar luar biasa.



Kalangan pers dunia, seperti antara lain dilakukan Reuters, mengabadikan momen penting, saat aksi pelumpuhan teroris yang sangat berbahaya dan mematikan itu.

Sayangnya, di tengah upaya yang penuh risiko itu, banyak warga yang malah berkerumun dan menyaksikan dari dekat perjuangan polisi baku tembak dengan para teroris.

Akibatnya, sangat banyak kalangan yang menyayangkan tindakan sebagian warga tersebut, yang seperti tidak takut mati.

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved