Breaking News:

Waduh, Ular Sanca Bikin Saluran Air di Jalan Galur Tersumbat

Seekor ular sanca batik sepanjang sekitar lima meter justru menjadi penyebab utama mampetnya saluran air.

Penulis: | Editor: Andy Pribadi
Waduh, Ular Sanca Bikin Saluran Air di Jalan Galur Tersumbat
Warta Kota/Dwi Rizki
Ular sanca yang ditangkap para pekerja saluran air di Jalan Galur, Senin (11/1).

WARTA KOTA, JOHAR BARU - Tergenang penuh dan tidak kunjung surut, saluran air di Jalan Galur Selatan, RT 14/01 Kelurahan Galur, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat ternyata bukan hanya disebabkan oleh sampah semata.

Seekor ular sanca batik sepanjang sekitar lima meter justru menjadi penyebab utama mampetnya saluran air.

Penemuan seekor ular tersebut secara langsung menggegerkan warga dan sejumlah Pekerja Harian Lepas (PHL) Sudin Tata Air Jakarta Pusat yang sedang melakukan pengurasan saluran air pada Senin (11/1) siang.

Bersama-sama, para PHL yang dibantu warga kemudian langsung menarik paksa ular itu dengan tangan kosong. Ular sanca yang diperkirakan milik warga yang terlepas dari dalam gorong-gorong itu pun dimasukan ke dalam karung agar tidak membahayakan.

"Awalnya kita kira itu kain bang, pas kita tegesin (perhatikan-red) ternyata itu buntut uler. Langsung kita tarik keluar, berontak sedikit tapi nggak ngelawan, kayaknya dia habis makan, jadi nggak ngelawan," ungkap Usman (40) warga setempat.

Penangkapan ular sanca tersebut diakuinya sangat penting dilakukan.

Karena tidak hanya dapat memangsa unggas milik warga, keberadaan ular itu pun membahayakan anak-anak di lingkungan setempat.

"Untungnya ketahuan bang-cepat ketangkap, kalau nggak bisa bahaya, jangan-jangan nanti keluar makan anak orang," celotehnya yang disambut gelak tawa warga.

Sardjani (45) PHL Sudin PU Tata Air Jakarta Pusat mengaku akan membawa ular tersebut ke Mess PHL di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Nantinya, ular tersebut akan dijual kepada siapa saja yang akan memeliharanya.

"Kalau saya sih nggak kuat melihara, belum bikin kandangnya, apalagi makannya. Jadi kalau memang ada yang mau beli ya saya jual, asalkan harganya cocok," tutupnya sumringah. (dwi)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved